Dilengkapi 6 Stasiun, Jalur Kereta Api Tanjung Selor-Mangkupadi Kaltara Butuh Biaya Rp 6,1 Triliun
Rencanakan bangun jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi sepanjang 75 km, Pemprov Kaltara cari investor untuk penuhi anggaran Rp 6,1 Triliun
Penulis: Rita Noor Shobah |
"Seperti yang Kalimantan Timur lakukan, mereka kerja sama dengan investor dari Rusia. Kita juga bisa menjajakinya," sebut Taupan Majid, Rabu (18/9/2019).
Taupan mengungkapkan, dalam waktu dekat dirinya akan berkomunikasi dengan Gubernur sebelum bergerak mencari investor pembangunan rel kereta api.
Menurut Taupan rel kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi bakalan memiliki fungsi ganda.
Selain memperlancar arus keluar masuk barang dari dan ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, juga dapat menjadi moda transportasi masyarakat.
"Dan kita tahu, tarif kereta api itu murah sehingga efisien. Dan tentunya efektif dan menguntungkan," sebutnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan Kalimantan Utara juga akan berkomunikasi dengan pemerintah (pusat) untuk mendorong progres pembangunan jalur kereta api nasional dari Tanjung Redeb (Kalimantan Timur)-Tanjung Selor-Tana Tidung-Seimanggaris sepanjang 305 kilometer.
Pada gilirannya kemudian, pembangunan jaringan kereta api nasional bisa dikoneksikan dengan pembangunan 10 jaringan kereta api provinsi yang tersebar di sejumlah daerah di Kalimantan Utara.
"Jaringan-jaringan kereta api kan merambah sampai ke daerah-daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Memang tidak mudah menyelesaikannya. Butuh waktu yang panjang. tetapi harus dimulai sekarang," ujarnya.
Di satu sisi ia optimistis, pemerintah akan lebih memprioritaskan konektivitas antarwilayah di Kalimantan seiring dengan perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan.

Rencana Pembangunan Jalur Kereta Api Provinsi Kalimantan Utara
1. Seimanggaris-Nunukan-Sungai Nyamuk = 84 kilometer;
2. Sekatak Buji-Tarakan = 53 kilometer;
3. Tanjung Selor-Mangkupadi = 75 kilometer;
4. Seimanggaris-Lumbis-Long Bawan = 193 kilometer