Driver Gojek Bagikan Air Mineral di Tengah Kerumunan Massa Unjuk Rasa Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

Salah satu driver Gojek menjelaskan, kehadiran dirinya di tengah massa aksi bukan untuk ikut serta unjuk rasa tolak revisi UU KPK dan RKUHP.

Driver Gojek Bagikan Air Mineral di Tengah Kerumunan Massa Unjuk Rasa Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP
TribunKaltim.Co/Christoper D
Puluhan driver Gojek berada di tengah-tengah massa aliansi Kaltim Bersatu yang sedang melakukan unjuk rasa tolak revisi UU KPK dan RKUHP di depan DPRD Kaltim, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (26/9/2019). 

Suntoro Staff Markas PMI Samarinda Kota, mengungkapkan, saat ini 55 orang dari tim PMI Samarinda memonitor lokasi aksi demonstrasi mahasiswa yang usung unjuk rasa tolak revisi UU KPK dan RKUHP.

Ia menyebutkan, hari ini PMI mengalokasikan 2 unit ambulance untuk memberikan pertolongan, baik kepada massa aksi ataupun masyarakat sekitar, yang dikhawatirkan mengalami gangguan kesehatan.

Dan saat ini diungkapkannya juga, bahwa telah ada 9 mahasiswa yang ikut aksi unjuk rasa yang jatuh pingsan.

"Ada 2 unit ambulance yang stabdby dilokasi sekarang, siapapun yang mengalami gangguan kesehatan, secepatnya akan kami berikan pertolongan pertama.

Rata-rata mereka pingsan karena keletihan, karena dari awal kan mereka sebagian jalan kaki menuju kesini," papar Suntoro, Kamis (26/9/2019) saat ditemui dilokasi aksi.

"Mahasiswa yang pingsan ada 9 orang, dan 8 dari 9 mahasiswa yang pingsan, ada 8 perempuan, dan 1 laki-laki," urainya. 

Suntoro menuturkan, untuk penanganan awal bagi korban yang jatuh pungsan, ialah dengan memindahkannya ke lokasi yang lebih lenggang, dan tidak pengap.

"Penanganan pertama kami pindahkan ke lokasi yang lenggang, dan tidak pengap. Tujuannya supaya korban tadi dapat pasokan oksigen yang cukup," tuturnya.

Lanjut Suntoro memaparkan, bahwa penyebab korban yang jatuh pingsan, karena kelaparan dan sesak nafas karena kekurangan oksigen.

"Sebagian dari mereka yang pingsan,  kebanyakan disebabkan lapar karena belum sempat makan, ada juga yang sesak nafas. Jadi saat ini mereka kami beri makan dulu dan kami sarankan untuk istirahat," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved