Tahun Depan, Pemkab PPU Target Dapat 10.000 Kuota Jaringan Gas

Banyaknya peminat jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadikan pemerintah daerah setempat mengupayakan tambahan kuota

Tahun Depan, Pemkab PPU Target Dapat 10.000 Kuota Jaringan Gas
TRIBUN KALTIM / SAMIR
Pemasangan jargas di jalur menuju Pantai Nipah-nipah 

TRIBUNKALTIM.CO - Banyaknya peminat jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadikan pemerintah daerah setempat mengupayakan tambahan kuota.

Tahun 2018, PPU mendapat 4.260 sambungan rumah (SR) dan lebih dari 60 persen sudah terkoneksi.

Tahun 2019, kuota kembali didapatkan sebanyak 5.000 SR, survei pun sudah selesai dilakukan. Lima kelurahan yang mendapatkan kuota 2018, yakni Kelurahan Penajam, Gunung Seteleng, Nenang, Nipah-Nipah dan Sungai Parit, mendapat tambahan kuota sekira 2.000 SR untuk rumah yang belum dialiri jargas.

Warga Penajam Paser Utara Tolak Jargas, Pemkab Edukasi Pakai Jargas Banyak Keuntungannya

PPU Dapat 5 Ribu Sambungan Jargas di 2020, Ibu Kota Negara Baru Bakal Minta Tambahan Kuota Lagi

Jadi Ibu Kota Baru Negara, Penajam Paser Utara Dapat Tambahan Kuota 1.000 Sambungan Jargas

Tahun Depan PPU Dapat Kuota Lagi 4.000 SR Jargas, Warga Mengaku Lebih Murah dan Mudah

Sekira 3.000 SR, diperuntukkan kepada Kelurahan Lawe-Lawe, Desa Girimukti, Giripurwa, dan Kelurahan Petung.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Ahmad Usman mengatakan, beberapa waktu lalu ia sudah bertemu dengan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Direktorat Jendral Alokasi Minyak dan Gas, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Alimuddin Baso di Jakarta.

Usman membawa surat sekretaris daerah Nomor 525/145/Perekonomian/IX/2019 tentang penambahan jargas tahun 2020.

"Melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten mengajukan permohonan tambahan alokasi pemasangan jargas rumah tangga beserta infrastruktur pendukung tahun 2020," katanya, Senin (30/9/2019).

Usulan pada tahun 2020 adalah 5.000 SR dengan rincian, Kelurahan Tanjung Tengah 518 SR, Saloloang 405 SR, Pejala 312 SR, Desa Sidorejo 460 SR, Kelurahan Waru 1.893 SR dan Desa Bangun Mulya 1.045 SR.

"Pemerintah pusat merespon itu, pertama minat yang sangat besar.

Kedua kita mempermudah fasilitas sebagai lokasi calon ibu kota negara. Kita berharap tahun 2020 mendapat kuota 10.000 SR," pungkasnya.

(*)

Penulis: Heriani AM
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved