Tersangka Dugaan Penculikan Bayi dalam Ayunan Ditangkap di Kabupaten Paser, Ternyata Ini Modusnya

Pelaku dugaan penculikan bayi, diamankan anggota Buser Polsek Penajam, Polres Penajam Paser Utara.

Tersangka Dugaan Penculikan Bayi dalam Ayunan Ditangkap di Kabupaten Paser, Ternyata Ini Modusnya
tribunkaltim.co/heriani
Suasana di Polsek Penajam 

TRIBUNKALTIM.CO - Pelaku dugaan penculikan bayi, diamankan anggota Buser Polsek Penajam, Polres Penajam Paser Utara.

Rizal, nama pelaku, merupakan suami dari Jumriah yang berprofesi sebagai pengasuh bayi berumur satu bulan tersebut.

Sebelumnya pada Sabtu (5/10/2019) warga Penajam Paser Utara digegerkan oleh berita hilangnya seorang bayi berumur 1 bulan bernama Septian Muharam saat sedang diayun oleh sang ibu, Rahmawati di kamar rumahnya, Jalan Sukamaju, RT 04, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam. Septian dinyatakan hilang, sekitar pukul 10.30 Wita.

Tidak Sampai 24 Jam, Polsek Penajam Temukan Bayi 1 Bulan yang Hilang di Ayunan Rumahnya

BREAKING NEWS - Kasus Bayi Hilang dari Ayunan Temui Titik Terang, Kapolres Ungkap Fakta Baru

Polisi Periksa Sejumlah Saksi terkait Dugaan Hilangnya Bayi Saat Berada di Ayunan

BREAKING NEWS - Ditinggal Ibu Jemur Pakaian, Bayi Umur 1 Bulan Hilang dari Ayunan

Pihak keluarga langsung mengumumkan berita kehilangan di sosial media, dan melaporkan pengaduannya di Polsek Penajam.

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Sabil Umar melalui Kapolsek Penajam, Iptu Muhlis mengungkapkan, setelah menerima laporan, tim gabungan yakni Sat Reskrim Polres Penajam Paser Utara dan Polsek Penajam melalukan penyelidikan, olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Oleh tim gabungan, bayi ditemukan berada di kelurahan Belengkong, kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, yang mana merupakan lokasi tempat tinggal orang tua pelaku," katanya, Minggu (6/10/2019).

Modus sementara Rizal adalah ingin memperlihatkan bayi yang akan ia akui adalah anaknya bersama sang istri, Jumriah, dihadapan orang tuanya.

Keterangan yang diperoleh kepolisian dari istri pelaku, keduanya sudah merencanakan tindakan tersebut dengan maksud dan tujuan untuk dipemerkan kepada orang tua Rizal bahwa bayi laki-laki itu adalah anak dari hubungan pelaku dengan istrinya.

"Hingga pada hari Sabtu, 5 Oktober 2019 pukul 12.00 Wita, koban dibawah tanpa seijin ataupun sepengetahuan orang tua kandungnya, menuju rumah orang tua pelaku. Korban bersama pelaku tiba di Kabupaten Paser sekira Pukul 14.30 Wita," jelasnya.

Tak sampai 24 jam setelah laporan pengaduan diterima, polisi berhasil menemukan si bayi, namun pelaku berhasil meloloskan diri.

Bayi kemudian dibawa pulang menuju rumah orang tuanya. Sedangkan kepolisian melanjutkan pencarian pelaku.

Pelaku berhasil diamankan, oleh tim Buser Polsek Penajam di Desa Tanah Priuk, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada sore hari tadi. Pencarian pelaku dibantu anggota Polres Paser.

"Pelaku akan kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (*)

Penulis: Heriani AM
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved