Selain Curi Ikan Kapal Asing Selundupkan Narkoba dan Pakai BBM Subsidi Indonesia,Susi; Tenggelamkan!

Selain mencuri ikan, mereka juga menyelundupkan narkoba, mengambil satwa yang dilindungi, dan memakai bahan bakar minyak subsidi dari Indonesia

Selain Curi Ikan Kapal Asing Selundupkan Narkoba dan Pakai BBM Subsidi Indonesia,Susi; Tenggelamkan!
(KOMPAS.com/ FARID ASSIFA)
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat penenggelaman kapal di Perairan Tanjung Datuk, Kalimantan Barat, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Agus

Suherman mengatakan, sebanyak 558 kapal sudah ditenggelamkan selama Susi Pudjiastuti menjabat

sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

 

Baca Juga;

 Diduga Pernah Jadi Tempat Pembuangan Limbah Jamu, Jadi Penyebab Api Keluar dari Tanah di Ponorogo

 Raffi Ahmad-Nagita Slavina Pembeli Rumah Mewah Muzdalifah? Fadel Islami: Lagi Jamu Tamu yang Hits

 Bajakah, Antara Obat dan Racun Serta Keikhlasan Warga Ibu Kota Baru Indonesia Memberikannya Gratis

 Wah, Peternak Ini Pelihara 300 Juta Kecoa untuk Mengolah Limbah dan Bahan Obat Tradisional

Dilansir dari Kompas.com, Agus Suherman menyebutkan, selama ini ribuan kapal dari negara asing sudah memasuki perairan Indonesia secara ilegal.

Selain mencuri ikan, mereka juga menyelundupkan narkoba, mengambil satwa yang dilindungi, dan

memakai bahan bakar minyak (BBM) subsidi dari Indonesia.

"Jadi dari penenggelaman kapal ini, nilai aset Indonesia yang berhasil diselamatkan sebanyak ratusan

triliun rupiah," kata Agus Suherman, saat mendampingi Susi Pudjiastuti menenggelamkan 21 kapal di perairan Tanjung Datuk,

Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (6/10/2019).

Terkait 21 kapal yang ditenggelamkan pada Minggu (6/10/2019), Agus Suherman menyampaikan bahwa puluhan

kapal itu berasal dari Vietnam, Thailand dan negara-negara terdekat lainnya.

 Namun, mayoritas adalah kapal dari Vietnam. "Kapal-kapal itu terbukti mencuri ikan di perairan kita," ujar Agus Suherman.

Penenggelaman kapal dilakukan dengan melubangi kapal dan kemudian diberi pemberat agar proses penenggelaman berjalan cepat.

Penenggelaman kapal tidak dilakukan dengan cara diledakkan. Hal itu demi menjaga ekosistem laut. (Farid Assifa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Jumlah Kapal yang Ditenggelamkan Susi Selama Menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan"

Baca Juga;

 40 Rumah Sakit Indonesia sudah Berikan Layanan Obat Tradisional

 Banyak Kasus Gagal Ginjal Akibat Minum Obat Tradisional Ilegal

 Noorcahyati Lebih Suka Pakai Obat Tradisional

 21 Obat Tradisional Ini Berbahaya

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved