PT Pupuk Kaltim

Ciptakan Kualitas Pekerja Kelas Dunia, 46 Karyawan PKT Ikuti Sertifikasi Uji Kompetensi

uji kompetensi ini juga diharapkan bisa menciptakan pemerataan kompetensi yang diakui di kompartemen pemeliharaan perusahaan.

Ciptakan Kualitas Pekerja Kelas Dunia, 46 Karyawan PKT Ikuti Sertifikasi Uji Kompetensi
HO - Humas PKT 
SERTFIKASI - GM Pemeliharaan, Akhmad Rosadi menyerahkan sertifikat kepada peserta uji kompetensi secara simbolik di Aula Diklat Pupuk Kaltim, Jumat (11/10). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi Kompartemen Pemeliharaan, PT Pupuk Kaltim resmi ditutup, Jumat (11/9/2019). 

Upaya peningkatan kompetensi karyawan PT Pupuk Kaltim ini diikuti sebanyak 46 karyawan dari Kompartemen Pemeliharaan PKT.  

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia (LSP-IPI) ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kompetensi karyawan secara siginifikan dan diakui secara nasional hingga internasional.

Bangun Sinergi dan Kekompakan dengan Mitra Kerja, Pupuk Kaltim Buka Bahari CUP 2019

Dukung Pemerintah Berantas DBD, Pupuk Kaltim Kerahkan 9 Alat Fogging Asapi 4 Kelurahan Bontang

Sukses Implementasikan ISO 50001, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan ASEAN Energy Awards 2019

General Manager Pemeliharaan, PKT Akhmad Rosadi mengatakan uji kompetensi ini juga diharapkan bisa menciptakan pemerataan kompetensi yang diakui di kompartemen pemeliharaan perusahaan. 

"Harapan kami melalui kegiatan ini bisa menciptakan karyawan yang berdaya saing dan profesional sehingga bisa mencapai visi Pupuk Kaltim," ujarnya. 

Melalui kegiatan ini pula, Pupuk Kaltim bisa lebih percaya atas pengolahan produksi sebab ditangani oleh karyawan yang berkompeten dan profesional. 

Melalui kegiatan ini pula, Pupuk Kaltim bisa lebih percaya atas pengolahan produksi sebab ditangani oleh karyawan yang berkompeten dan profesional. 
Melalui kegiatan ini pula, Pupuk Kaltim bisa lebih percaya atas pengolahan produksi sebab ditangani oleh karyawan yang berkompeten dan profesional.  (HO - Humas PKT )

Manfaat lain, perusahaan memiliki nilai tawar tinggi untuk memasuki pasar global. Sebab, produk yang ditangani oleh tenaga-tenaga ahli yang berkompeten dan diakui oleh negara.

"Bisa menyakinkan industri bahwa produk ditangani telah sesuai dengan persyaratan dan penjaminan mutu keamanan pangan," ungkapnya. 

Sementara manfaat positif yang diterima para peserta yakni perjalanan jenjang karir yang lebih baik. 

Selain itu, mereka pun menerima wawasan dan pengalaman sesuai jenis profesinya dengan pengakuan oleh negara. 

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Tempat Uji Kompetensi PKT, Tahtit Surya Arjanggi. Dalam kesempatan ini ia mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai sejak akhir bulan lalu. Kemudian sertifikasi dihelat pada 30 September hingga 3 Oktober kemarin. 

Uji kompetensi digelar terhadap kompartemen pemeliharaan untuk bidang instrumen dan mekanik. (*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved