Bupati AGM Beberkan Jembatan Tol Teluk Balikpapan Masuk Lelang, Bisakah Kapal Tanker Melintasinya

Bupati AGM Beberkan Jembatan Tol Teluk Balikpapan Masuk Lelang, Bisakah Kapal Tanker Melintasinya

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Budi Susilo
Dok Tribunkaltim.co
Rancangan Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Progres pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan atau Jembatan Tol Penajam Paser Utara ( PPU ) - Kota Balikpapan Kalimantan Timur masuk dalam tahap lelang.

Saat ini, ada beberapa investor yang ingin membangun jembatan yang menghubungkan Kota Balikpapan dan kabupaten Penajam Paser Utara atau PPU, dengan tinggi jembatan hingga 64 meter.

Tinggi Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang hubungkan Kota Balikpapan dengan PPU itu dianggap tidak mengganggu lalu lintas transportasi laut seperti kapal besar dan kapal tanker.

Dari hasil wawancara Tribunkaltim.co bersama Bupati Kabupaten PPU Abdul Gafur Masud atau AGM mengatakan.

Bahwa investor salah satunya PT Waskita Karya.

Biaya pembanguna jembatan Tol PPU - Kota Balikpapan ini mencapai Rp 16 Triliun.

Adapun dana pembangunan 14 Triliun dari PT Waskita Karya.

Sisanya 20 persen dari Pemkab PPU.

Kalau dari swasta tidak menggunakan APBN, sudah ada perjanjian, sudah masuk lelang.

Pemkab PPU mendapat porsi 20 persen.

"Totalnya dan pembangunan Rp 16 Triliun," ungkap Bupati

Bupati menjelaskan, terkait pembangunan jembatan tol Balikpapan - PPU

Memang dulu banyak kendalanya.

Mulai dari masalah lahan, alasan tinggi kapal dan lainnya.

"Karena kebetulan saya pengusaha kapal, saya tahu tinggi kapal." ujar Bupati AGM.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved