Senin, 13 April 2026

Kabinet Baru Jokowi-Maruf Amin, Tanpa Hoax

PRESIDEN Joko Widodo mengumumkan Menteri Kabinet Periode 2019 2024, yang dipenuhi dengan wajah baru, bahkan ada menteri yang berusia muda

Editor: Sumarsono
(Tribunnews.com/Irwan Rismawan)
Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf Amin 

Oleh : Dr. Pitoyo, M.IKom
Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antarmanusia

TRIBUNKALTIM.CO - PRESIDEN Joko Widodo mengumumkan Menteri Kabinet Periode 2019 2024, yang dipenuhi dengan wajah baru, bahkan ada menteri yang berusia muda, namun ada juga wajah lama Menteri Kabinet Presiden Jokowi Jilid I.

Cara Jokowi mengenalkan menterinya berbeda dengan pada periode sebelumnya.

Para calon menteri dipanggil ke Istana Negara sehari setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, pada 20 Oktober 2019.

Bagi masyarakat, nama-nama calon menteri ini ada yang sudah familiar, namun ada juga yang baru dikenal masyarakat.

Tentu saja, nama-nama menteri itu, perpaduan dari para kader partai politik pendukung Joko Widodo–Ma’ruf Amin, serta kalangan profesional yang independen.

Ada Prabowo Subianto di Dalamnya, Begini Komentar Amien Rais Pada Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Rocky Gerung Kritik Penunjukan Prabowo Subianto jadi Menhan, Jokowi Balas dengan Jawaban Ini

Jabatan Yusril Ihza Mahendra Sekarang Setelah tak Masuk Kabinet Jokowi, Tugasnya Bakal Lebih Berat?

Namun, ada hal yang mengejutkan pada penyusunan Kabinet Jokowi Jilid II ini, yakni digandengnya lawan politik Jokowi pada pemilihan presiden, yakni Prabowo Subianto.

Hadirnya Prabowo Subianto ke Istana Negara atas undangan Jokowi seminggu sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Hal ini menimbulkan spekulasi di masyarakat. Ada apa gerangan? Pada tanggal 21 Oktober 2019, Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan Edhi Prabowo juga dari Partai Gerindra hadir kembali ke Istana Negara.

Menguatkan dugaan, bahwa Prabowo akan bergabung di pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo ini membuat masyarakat yang awam politik bahkan yang paham tentang teori politik menggelengkan kepala.

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Langkah politik apa yang sedang dimainkan oleh Jokowi, yang jelas Prabowo adalah lawan sengitnya di kampanye Pilpres namun kini diajak bergabung untuk mensukseskan program pemerintah yang diemban Jokowi-Ma’ruf.

Berbagai Analisa dilontarkan oleh para pakar politik, pakar komunikasi, tidak luput juga analisa politisi baik yang dari satu kubu dengan Jokowi maupun yang berseberangan.

Semua mengeluarkan berbagai argumentasi dengan dasar teori bahkan realitas politik.

Jokowi tidak memberi sepatah kata pun, tentang mengajak Prabowo ini. Justru Prabowo yang memberi penjelasan bahwa dirinya diajak Presiden Jokowi untuk bergabung di Menteri Kabinet jilid II dengan pos Menteri Pertahanan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved