Dinas Perhubungan Pasang Spanduk di Pelabuhan Speedboad, Penumpang Diminta Jangan Hiraukan Calo
Dinas Perhubungan pasang spanduk di pelabuhan speedboad, penumpang diminta jangan hiraukan Calo
Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
Ahmad mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang ingin menyeberang menggunakan speedboad agar membeli tiket di loket yang sudah tersedia.
"Tidak usah hiraukan calo, silahkan beli tiket di loket yang tersedia," tandasnya.
Pelabuhan Speeboat Diperbaiki
Sementara itu, perbaikan pelabuhan speedboat Penajam Paser Utara (PPU) yang terbakar saat hari raya Idul Adha, Agustus 2019 lalu, ditargetkan akan rampung pada November 2019 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara, Ahmad menyatakan, progres perbaikan pelabuhan speedboat pasca terbakar sudah 80 persen.
Perbaikan badan dan atap dermaga yang rusak dilalap api, sudah dimulai sejak awal September kemarin.
"Dalam waktu tidak terlalu lama, pengerjaannya akan rampung," kata Ahmad, Minggu (27/10/2019).
Dinas Perhubungan lanjut Ahmad, memang memiliki anggaran untuk perbaikan dermaga speedboat.
Awalnya, perbaikan direncanakan pada bagian yang menjorok ke laut, tiang-tiangnya sudah banyak yang goyang, sehingga butuh perhatian.
Namun karena terjadi musibah kebakaran, alokasi anggarannya kemudian dialihkan.
Ia menilai, dermaga yang menjorok ke laut tersebut masih dalam skala aman.
Dibandingkan dengan eks kebakaran yang sebagian badan jembatannya sudah menjadi arang. Hanya dibantu kayu-kayu penyangga sehingga cukup berbahaya jika terus dibiarkan.
"Namun, karena ada musibah kebakaran, anggaran dialihkan untuk perbaikan disitu, karena lebih mendesak," tambahnya.
Sepanjang 7 meter, badan jembatan dan atap diperbaiki Dishub setempat. Anggarannya sebesar Rp200 juta bersumber dari APBD 2019.
"Targetnya, bulan depan sudah selesai," imbuhnya.
Sedangkan, pelabuhan klotok yang juga terbakar akibat demonstrasi massa, Rabu (16/10/2019) lalu, perbaikan tergantung pemilik lahan pelabuhan.
Namun, meski bukan di bawah kewenangannya, pemerintah daerah tetap menaruh perhatian.
"Bukan kewenangan kita, karena yang punya adalah swasta, bukan pemerintah daerah. Namun kita tetap mengikuti perkembangan yang ada," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dinas-perhubungan-tinjau-pelabuhan-speedboad.jpg)