Dianggap tak Layak, Komisi III DPRD Balikpapan akan Tinjau Ulang DED Gedung Parkir Klandasan

dianggap tak layak, Komisi III DPRD Balikpapan akan tinjau ulang DED Gedung Parkir Klandasan

Dianggap tak Layak, Komisi III DPRD Balikpapan akan Tinjau Ulang DED Gedung Parkir Klandasan
TribunKaltim.CO/Zainul
Pengendara roda dua tampak melintas di halaman depan Gedung Parkir Klandasan usai memarkir kendaraannya di parkiran roda dua Gedung Parkir 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -dianggap tak layak, Komisi III DPRD Balikpapan akan tinjau ulang DED Gedung Parkir Klandasan 

Gedung Parkir Klandasan Balikpapan yang sudah dibangun sekira empat tahun lalu dinilai kurang layak.

Hal itu lantaran dilihat dari uji kelayakan serta peninjauan langsung di lapangan,

banyak hal-hal yang membuat tidak nyaman pengunjung, seperti jalan masuk menuju tempat parkir terlalu sempit dan harus melakukan manuver yang kurang aman. 

Selain itu, bangunan delapan lantai ini juga terdapat banyak kerusakan pada bagian atap plafon.

Melihat hal itu, Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Taufiq Qul Rahman sangat menyayangkan keadaan tersebut, dan menyangka ada permainan dalam pembangunan Gedung Parkir Klandasan.

Sementara, untuk perawatan gedung ini Pemkot Balikpapan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 300 juta per tahun.

Dirinya juga menambahkan, gedung parkir tersebut seharusnya berada dalam pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan.

"Saya kira ada permainan, tapi bentuk permainannya seperti apa akan kita telusuri, harusnya itu kan dalam pengawasan Dinas PU," ujarnya saat ditemui Wartawan Tribunkaltim.co di kantor DPRD Balikpapan.

Dirinya mengaku geram, ditambah dengan adanya isu yang beredar dalam pengerjaan proyek tersebut dikerjakan oleh salah satu anak pejabat negara.

Halaman
1234
Penulis: Evi Rohmatul Aini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved