Libatkan Pemerintah Daerah, Sri Mulyani Bakal Tarik Dana Desa yang Sudah Disalurkan Pada Desa Fiktif

Menteri Keuangan Sri Mulyani bakal menertibkan desa-desa fiktif yang telanjur menerima dana desa. Desa fiktif ini diketahui tidak berpenduduk tapi

Libatkan Pemerintah Daerah, Sri Mulyani Bakal Tarik Dana Desa yang Sudah Disalurkan Pada Desa Fiktif
Kontan.co.id/ Cheppy Muchlis
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal menarik dana desa dari desa fiktif 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Keuangan Sri Mulyani bakal menertibkan desa-desa fiktif yang telanjur menerima dana desa.

Desa fiktif ini diketahui tidak berpenduduk tapi tetap menerima dana desa.

Keberadaan desa fiktif ini berpotensi merugikan negara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menindaklanjuti kasus penyaluran dana desa ke desa-desa fiktif.

Dana yang sudah telanjur disalurkan akan segera ditarik kembali melalui pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani melalui kicauan di laman Twitter Kementerian Keuangan (@KemenkeuRI), Senin (18/11/2019).

Ia menyatakan akan bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk menertibkan data desa fiktif.

“Hari-hari ini kita dengar tentang desa fiktif. Saya tidak peduli dengan jumlahnya. Ini menggambarkan fenomena. Jadi, kita semua harus hati-hati,” ujar Menkeu di depan Gubernur, Wali Kota, Bupati beserta jajaran pada acara "Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020" di Auditorium Chakti Buddhi Bhakti (CBB), Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kamis (14/11/2019) lalu.

Oleh karena itu, Sri Mulyani menegaskan bagi daerah yang ketahuan ada desa yang tidak legitimate (tidak memenuhi syarat sebagai desa) maka pemerintah akan membekukan Dana Desanya.

Apabila Dana Desa sudah terlanjur disalurkan, maka dana tersebut akan diambil kembali melalui pemda masing-masing.

Halaman
123
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved