BOS & BKSDA Kaltim Lepasliarkan 3 Orangutan, Genap 118 Orangutan Menghuni Hutan Kehje Sewen Kutim
BOS & BKSDA Kaltim Lepasliarkan 3 Orangutan, Genap 118 Orangutan Menghuni Hutan Kehje Sewen Kutim
Karena hal ini sangat berpotensi mengganggu keseimbangan proses ekologis di ekosistem hutan kita.
Jika melihat ada orang memelihara Orangutan, silakan laporkan kepada kami atau Yayasan BOS.
Mari kita jaga hutan kita dan seisinya.” tegas Sunandar.
Kemudiam Dr. Ir. Jamartin Sihite, MSc., CEO Yayasan BOS mengatakan, masih banyak Orangutan yang menanti kesempatan untuk dilepasliarkan,
namun di sisi lain, pihaknya harus mencari hutan baru untuk tempat pelepasliaran.
"Hutan Kehje Sewen telah mendekati kapasitas maksimalnya, menampung 150 Orangutan.
Menurut perhitungan kami, ruang tersisa hanya cukup untuk 30 individu lagi.
Kami sangat membutuhkan hutan baru yang dikelola dalam skema IUPHHK-RE sebagai situs pelepasliaran Orangutan, dan kami butuh semua pihak membantu mendapatkan ini," kata Jamartin.
Yayasan BOS menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BKSDA Kalimantan Timur,
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Daerah di Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, serta masyarakat Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donor dalam mendukung terwujudnya kegiatan pelepasliaran ini," katanya.
Ucapan terima kasih juga diucapkan untuk Arcus Foundation melalui kampanye Giving Day For Apes, dan pendonor dari Swiss yang memberikan matching grant, serta semua pendonor privat, BOS Australia, BOS Jerman, BOS Swiss, BOS UK, dan Save the Orangutan,
serta para pelaku bisnis seperti Kitabisa.com, Pupuk Indonesia, Pupuk Kaltim, dan Rekayasa Industri.
"Kami juga berterima kasih kepada para pendukung konservasi di seluruh dunia atas upaya penyelamatan dan rehabilitasi Orangutan, dan konservasi Orangutan yang lebih luas di Kalimantan," katanya melalui press rilis.
Sejak tahun 2012, Yayasan BOS sampai hari ini telah melepasliarkan 433 Orangutan (setelah hari ini menjadi 436) ke tiga situs pelepasliaran di Kalimantan Tengah (Hutan Lindung Bukit Batikap dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya) dan Kalimantan Timur (Hutan Kehje Sewen).