Semburan Lumpur dan Gas Dari Sumur Hebohkan Warga di Lamongan, Sempat Terdengar Ledakan Dua Kali
Semburan Lumpur dan Gas Dari Sumur Hebohkan Warga di Lamongan, Sempat Terdengar Ledakan Dua Kali
Aparat keamanan sibuk mengondisikan warga yang memadati sekitar lokasi kebakaran.
Petugas Polsek Balikpapan Timur menggunakan pengeras suara meminta warga menjauh dari titik api.
"Segera menyingkir dari titik api. Demi keselamatan kita semua. Tolong menjauh radius 25 meter dari TKP," seru AKP Sarjiono, Kanit Sabhara Polsek Balikpapan Timur.
Sebagian warga yang mendengar imbauan tersebut langsung minggir.
Namun ada saja warga yang masih nekat mendekati api, lantaran penasaran.
Petugas BPBD dan Polisi tak habis akal, mereka berjaga di akses gang masuk ke TKP.
Setiap warga mendekat langsung diarahkan menyingkir.
Tampak juga warga yang lalu lalang membawa koper dan barang perabot rumah, seperti kipas angin, kasur dan rekan-rekannya.
"Takut, mas. Makanya kita keluarin barang semampu kita dari rumah," kata warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mendatangi lokasi kebakaran di Manggar Sari, malam hari.
Mengenakan jaket hitam dan helm safety, Rizal mendekati titik semburan api yang membakar rumah warga.
Rizal mengaku prihatin atas kejadian ini.
Balikpapan punya pengalaman yang serupa beberapa tahun lalu, juga di wilayah Balikpapan Timur.
"Masyarakat yang ngebor air tanah, semestinya minta izin ke kita (pemerintah). Supaya kita bisa mengawal," katanya.
Terutama warga di kawasan Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan.