Demi Susu Anak,Bapak Satu Anak Ini Nekat Jadi Kurir Sabu dari Malaysia ke Samarinda,Ini Pengakuannya

Demi Susu Anak,Bapak Satu Anak Ini Nekat Jadi Kurir Sabu dari Malaysia ke Samarinda,Ini Pengakuannya,

Demi Susu Anak,Bapak Satu Anak Ini Nekat Jadi Kurir Sabu dari Malaysia ke Samarinda,Ini Pengakuannya
Tribunkaltim.co, Evi Rohmatul Aini
Tersangka berinisial JD (22) yang nekad menjadi kurir sabu demi bisa membeli susu anaknya 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -Demi Susu Anak,Bapak Satu Anak Ini Nekat Jadi Kurir Sabu dari Malaysia ke Samarinda,Ini Pengakuannya.

Alasan ekonomi sering membuka peluang bagi seseorang untuk melakukan kejahatan.

Hal itu dialami oleh pria berinisial JD (22) yang ditangkap tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim saat hendak menginap di kos Pondok Indah yang terletak di Jalan Nusantara I Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Bukannya Tobat, Pasutri Mantan Napi di Balikpapan Ini Justru Kompak Jadi Kurir Narkoba

Tergiur Uang Rp 5 Juta, Pasutri di Balikpapan Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba Seberat Sekitar 2 Kg

Gara-gara Uang Rp 4 Juta, Ilham Terancam Hukuman Mati setelah Tertangkap jadi Kurir Sabu 6 Kg

Tersangka berinisial JD tertangkap bersama kawannya yang berinisial HR yang baru saja Ia kenal di Berau.

Keduanya ditangkap lantaran memiliki, menguasai dan menyimpan 2 bungkus plastik narkotika jenis sabu seberat 2.048 gram yang dibawanya dari Malaysia masuk Samarinda melalui Berau.

Direktur Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury mengatakan, peran kedua tersangka tersebut sebagai kurir yang rencananya barang haram tersebut akan diberikan kepada seseorang di Samarinda berdasarkan perintah dari Mr. A atau bosnya.

"Jadi peran mereka ini sebagai kurir, rencananya sabu akan diberikan kepada seseorang sesuai perintah bosnya," ujarnya.

Menurut keterangan tersangka berinisial JD (22), dirinya nekad menjadi kurir sabu lantaran terhimpit ekonomi.

"Faktor ekonomi, terdesak kebutuhan," ungkap bapak beranak satu tersebut.

Dia dan temannya hanya diperintahkan oleh seseorang yang bernama Mr A dengan iming-iming uang yang belum disebutkan nominalnya.

"Dijanjikan uang tapi belum tahu nominalnya berapa," terangnya.

Rencana uang dari hasil menjadi kurir sabu tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak dan istrinya.

"Untuk membeli susu anak," terangnya.

Kini dia mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut dan ingin berubah menjadi lebih baik.

"Sangat menyesal dan ingin berubah lebih baik setelah ini," pungkasnya.

Penulis: Evi Rohmatul Aini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved