Lepaskan Intervensi, Rocky Gerung Sebut Sinyal Jokowi-Megawati Pecah Kongsi Menguat, Persiapan 2024
Sudah ada tanda-tanda, Rocky Gerung menyebut bahwa ada potensi pecah kongsi antara Jokowi dengan Megawati.
TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat politik Rocky Gerung memang kerap memberi kritikan kepada Presiden Jokowi.
Rocky Gerung pun menjelaskan alasannya mengapa selalu mengkritik orang nomer satu di Indonesia itu.
Alasan tersebut diungkapkan Rocky Gerung melalui akun YouTube miliknya, Rocky Gerung Official.
Video berjudul "ROCKY GERUNG MENJAWAB PERTANYAAN DENGAN AKAL SEHAT" itu diunggah pada Jumat 20 Desember 2019.
Dalam video berdurasi 7.26 menit itu Rocky Gerung mendapat pertanyaan mengapa mengkritik putra Jokowi, Gibran Rakabuming yang maju Pilkada Solo.
Bahkan, dengan mengkritik apapun tentang Jokowi, Rocky Gerung disebut pencitraan.
• Sebut Dirut Garuda Dipecat Cuma Pencitraan Erick Thohir, Rocky Gerung: Kurang Puas jadi Tukang Bakso
• Nasib Fadjroel Rachman Usai Senyum & Malah Nostalgia saat Rocky Gerung Tuduh RI 1, Fungsinya Disorot
• Nyawa Rocky Gerung Disebut Terancam, Buntut Tuduhan RI1 Tak Paham Pancasila & Laporan Ditolak Polisi
• Kadang Cuma Mancing, Mahfud MD Pernah Bongkar Watak Rocky Gerung: Suka Tertawa Bila Ucapan Dipercaya
Melihat pertanyaan itu, Rocky Gerung lantas tertawa dan menegaskan jika dirinya tak pernah pencitraan.
"Ya itu kritik yang selalu saya terima, seolah saya sedang pencitraan dengan mengkritik kekuasaan, atau saya cari panggung.
Nggak, saya nggak pernah datang ke panggung, saya dijemput lalu diantar pulang justru oleh pemilik panggung," ungkap Rocky Gerung.
Selanjutnya mengenai kritikan untuk Gibran Rakabuming, menurut Rocky Gerung itu bukanlah urusan personal.
"Saya tidak mengkritik personal atau saya kritik anak Pak Jokowi yang mencalonkan diri di Solo.