Jokowi Rencanakan Ganti Gaji Bulanan Karyawan dengan Upah per Jam, Menaker Beri Penjelasan

Jokowi rencanakan ganti gaji bulanan karyawan dengan upah per Jam Menaker beri penjelasan

Kontan/Muradi
Jokowi rencanakan ganti gaji bulanan karyawan dengan upah per Jam Menaker beri penjelasan 

TRIBUNKALTIM.CO - Jokowi rencanakan ganti gaji bulanan karyawan dengan upah per Jam Menaker beri penjelasan .

Pemerintah tengah mewacanakan  sistem pengupahan baru kepada  karyawan .

Jika sebelumnya upah karyawan dibayar bulanan kini tengah diwacanakan penggantian sistem baru menjadi dihitung per jam  

Pemerintah saat ini tengah mengkaji sejumlah aturan terkait ketenagakerjaan seperti fleksibilitas jam kerja hingga proses rekrutmen maupun PHK.

Hal itu akan diatur dalam RUU Omnibus Law.

Soal upah, selalu jadi perdebatan setiap tahunnya di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan penetapan upah minimum di sejumlah daerah antara tiga pemangku kepentingan yakni pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

UMK Penajam Paser Utara 2020 Tidak Naik, Serikat Pekerja Demonstrasi, Ini Tanggapan Dewan Pengupahan

Upah Minimum 2020 di Kaltara Sebesar Rp 3.000.804, Naik 8,51 Persen

Upah Guru Honorer Samarinda Hanya Rp 700 Ribu Per Bulan, Anggota DPR Ini Upayakan Gaji UMK

UMP 2020 Kaltara Rp 3.000.804 Gubernur Kalimantan Utara Irianto: Upah Sudah Tinggi Jangan Diturunkan

Terbaru soal upah minimum, diatur dalam Peraturan Pemerintah No 78/2015 tentang Pengupahan.

Dimana formula kenaikan upah didasarkan pada inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengatasi perdebatan yang terjadi setiap tahun itu, pemerintah tengah menggodok alternatif sistem pengupahan berdasarkan prinsip fleksibilitas yang akan dimasukan dalam beleid omnibus law.

Pembahasan omnibus law atau revisi undang-undang terkait perpajakan dan ketenagakerjaan masih berlangsung.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved