Narkoba

Pulau Nunukan dan Tarakan Pintu Masuk Narkoba ke Indonesia di Wilayah Kalimantan Utara

Dari data yang dipaparkan sejak Januari hingga Desember 2019, BNNP Kaltara menangani 22 kasus. Dengan jumlah tersangka 38 orang.

Pulau Nunukan dan Tarakan Pintu Masuk Narkoba ke Indonesia di Wilayah Kalimantan Utara
Tribunkaltim.co/Alfian
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, menggelar pers rilis hasil kinerja sepanjang 2019, di kantor BNNP Kaltara, Tarakan, Senin (6/1/2020) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, menggelar pers rilis hasil kinerja sepanjang 2019, di kantor BNNP Kaltara, Tarakan, Senin (6/1/2020) sore.

Dari data yang dipaparkan sejak Januari hingga Desember 2019, BNNP Kaltara menangani 22 kasus. Dengan jumlah tersangka 38 orang. Adapun barang bukti yang disita sebanyak 19,9 kg jenis sabu.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Herry Dahana menjelaskan, jika pengungkapan terbanyak terjadi di lingkup Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan.

"BNNP Kaltara membawahi dua BNNK yakni Tarakan dan Nunukan. Untuk pengungkapan kasus BNNP menyita 19,7 Kg sabu, BNNK Tarakan 192,9 gram sabu sementara BNNK Nunukan hanya 1,29 gram sabu," paparnya.

Kepala Bidang Pelayanan Keamanan dan Penerbangan Bandara Juwata Tarakan, Budi Prayitno (kiri) saat memperlihatkan sabu hasil tangkapan petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan beberapa waktu lalu di Kantor BNNP Kaltara
Kepala Bidang Pelayanan Keamanan dan Penerbangan Bandara Juwata Tarakan, Budi Prayitno (kiri) saat memperlihatkan sabu hasil tangkapan petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan beberapa waktu lalu di Kantor BNNP Kaltara (TRIBUNKALTIM.CO/ JUNISAH)

Pengungkapan kasus ini menurut Herry mengalami peningkatan temuan barang bukti dari tahun sebelumnya.

Tahun 2018 lalu BNNP Kaltara mengungkap 13 kasus narkotika dengan 27 tersangka.sementara barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 4.701 gram sabu.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara mengalami kenaikan drastis pada tahun 2019 lalu.

Kenaikan ini mencapai angka 90 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 lalu BNNP Kaltara hanya mengungkap 13 kasus. Sementara tahun 2019, jumlahnya mencapai 22 kasus.

Kepala BNNP Kaltara Brigjend Pol Herry Dahana bersama instansi terkait memusnahkan sabu, Kamis (31/10/2019) di Halaman Kantor BNNP Kaltara.
Kepala BNNP Kaltara Brigjend Pol Herry Dahana bersama instansi terkait memusnahkan sabu, Kamis (31/10/2019) di Halaman Kantor BNNP Kaltara. (Tribunkaltim.co/Junisah)

Dari total keseluruhan pengungkapan sepanjang 2019 ini, BNNP Kaltara mengungkap lima kasus diantaranya merupakan sindikat.

"Bahkan dari lima sindikat ini, tiga diantaranya itu melibatkan Napi sebagai pengendali jaringan dari dalam lapas," ungkap Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Herry Dahana, saat pers rilis.

Halaman
12
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved