Sebelum Dibius dan Dirudapaksa, Reynhard Sinaga Punya Kata-kata Pamungkas yang Buat Korbannya Luluh

Seorang mahasiswa Indonesia di Inggris bernama Reynhard Sinaga (36), dipenjara seumur hidup karena memperkosa ratusan pria di Manchester, Inggris.

Editor: Doan Pardede
Greater Manchester Police
Reynhard Sinaga (Kiri) merudapaksa ratusan korban pria di apartemennya. Salah satu korban mengakui digigit dan ditarik-tarik olehnya saat berusaha kabur 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahasiswa Indonesia asal Jambi yang divonis memperkosa ratusan pria di Inggris, akhirnya dihukum seumur hidup, teman-temannya sebut ia adalah sosok yang baik hati.

Meskipun dikenal dengan sosok yang baik, ternyata seorang mahasiswa Indonesia asal Jambi yang berkuliah di Inggris ini memiliki kasus kriminal yang besar.

Dilansir oleh The Guardian, seorang mahasiswa Indonesia di Inggris bernama Reynhard Sinaga (36), dipenjara seumur hidup karena memperkosa ratusan pria di Manchester, Inggris.

Menurut keterangan polisi, Reynhard Sinaga (36) telah memikat hampir 200 korban ke flatnya dan menyerang mereka.

• Pria Kelahiran Jambi Dihukum Seumur Hidup, Lakukan Kejahatan Seksual Terhadap 48 Pria di Inggris

• Residivis Perkosaan Ini Kembali Beraksi, Perkosa, Curi dan Bunuh Calon Mahasiswi

• Oknum Pegawai PDAM Berau Perkosa Anak Tiri, Ajak Beli Gorengan Lalu Ancam Pakai Pisau

• Tinggal Bersama Satu Rumah, Pria di Berau Ini Nekat Ingin Perkosa Pemilik Rumah, Jadi Buron 10 Hari

Reyhard Sinaga pun akhirnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup.

Ternyata Reynhard Sinaga melancarkan aksinya dengan tindakan membius dan menyerang para korbannya.

Siapa sangka kejahatan Reynhard Sinaga terungkap berkat aksi pria ini.

Seorang pria yang tidak disebutkan namanya ini bangun dalam keadaan telanjang di apartemen Reynhard.

Saat bangun, pria berumur 18 tahun ini bingung dan disorientasi.

Kendati demikian, pria ini mampu mendorong dan bertarung dengan Sinaga yang berada dalam keadaan telanjang.

Sinaga yang sedang telanjang dilaporkan menyerang pria 18 tahun tersebut.

Berdasarkan kesaksian yang ia berikan kepada kepolisian, pria ini mengaku dibujuk untuk menuju apartemen Reynhard.

Reynhard memakai alasan, "agar tidak lagi kedinginan di luar" kepada pria yang sudah tak lagi bersama teman-temannya.

• Nekat Masuk Kamar Janda Mencekik Lalu Perkosa Korban, Pemuda 19 Tahun Tewas Secara Tragis

• Polisi Tangkap Pria Coba Perkosa Istri Anggota TNI, Nasibnya Kena 175 Kali Cambuk, Ini Kronologinya

Kronologi

Sebelum bertemu Reynhard, pria 18 tahun ini meninggalkan klab malam Factory di Manchester, Inggris pada sekitar tengah malam.

Ia sedang menunggu kabar dari teman-temannya.

Beberapa saat kemudian Reynhard datang menemuinya.

Pria itu pun terjerat perangkap Reynhard dan keduanya bersama menuju apartemen.

Sang korban mengingat saat dirinya diberi obat bius.

Di apartemen Reynhard, korban teringat diberi dua botol kecil berisi minuman alkohol berwarna merah.

Sinaga menuangkan minuman tersebut sambil menyuntikkan semacam cairan bening yang menurut pria tersebut "terlihat seperti Sambuca Bottle".

Kendati korban minum alkohol lebih awal malam kejadian tersebut, namun ia mengaku tidak mabuk lantaran baru satu jam berada di klub malam tersebut.

Korban mengaku 'pingsan' justru setelah minum cairan bening.

Ia mengaku tidak mengingat apapun sampai ia bangun beberapa jam kemudian pada pagi dini hari 2 Juni 2017.

Sang korban ini merupakan pemain olahraga Rugby dengan tinggi badan sekitar 182 centimeter ini mengaku lebih kuat secara fisik dari pada Sinaga yang berukuran 173 centimeter.

• Mengapa Korban Kejahatan Seksual Seringkali Tak Mampu Melawan? Begini Tinjauan Riset Terbaru

• Bapak Korban Kejahatan Seksual Geram, Anaknya Dijual oleh Saudara Angkat Sendiri

Usaha Melarikan Diri

Setelah sadar, korban berusaha untuk melarikan diri dari apartemen Sinaga.

Namun ia mengaku masih merasa 'lemah' saat itu yang tentu disebabkan karena efek obat bius yang ia minum.

Korban mengaku digigit oleh Reynhard Sinaga beberapa kali.

Ia juga sempat ditarik-tarik oleh Reynhard saat berusaha kabur meninggalkan apartemennya.

Perjuangan kabur ini pada akhirnya membuat Reynhard Sinaga pingsan lantaran dipukul oleh pria korbannya ini.

Korban yang sempat kabur mengambil barang-barangnya dan meminta bantuan kepada penghuni apartemen lainnya.

Hal ini terjadi lantaran ponselnya kehabisan daya.

Penhuni lain ini mengizinkan korban masuk dan membantu membersihkannya.

Ia juga membantunya untuk menelepon polisi dan ibunya.

Korban sempat memukuli Reynhard Sinaga berulang kali hingga parah.

Sadar akan kelakuannya, korban kemudian menelepon 999 untuk meminta pertolongan ambulan.

Reynhard Sinaga diduga mengalami pendarahan di otak dan memerlukan perawatan khusus.

Sementara korban yang mengaku memukuli Reynhard ikut diamankan kepolisian.

Perudapaksa Terbesar di Inggris

Crown Persecution Service mengatakan Reynhard adalah "pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris".

Reynhard Sinaga tertangkap ketika salah satu korbannya sadar, dan melakukan perlawanan sebelum ponselnya disita polisi.

Klaim Reynhard bahwa hubungan seks itu dilakukan atas dasar suka sama suka dianggap tak masuk akal oleh Jaksa Penuntut Iain Simkin.

Simkin mendasarkan argumentasinya dari bukti video, yang memperlihatkan salah satu korban pemerkosaan mendengkur ketika diperkosa Reynhard.

Ketika Kepolisian Manchester Raya melakukan pemeriksaan, mereka menemukan bukti kejahatan Reynhard yang mencengangkan.

Polisi menyita barang bukti 3,29 terabite berisi rekaman ketika Reynhard memerkosa korbannya, atau setara dengan 250 DVD.

Reynhard menunggu para korbannya di sekita bar dan klub malam, sebelum membawa mereka ke flatnya di Montana House, Princess Street, dengan dalih menawarkan tempat untuk minum atau menelepon taksi.

Sebelum merudapaksa para korban, Reynhard membius mereka terlebih dahulu, hingga mereka tidak sadarkan diri.

Ketika para korban sadar, kebanyakan diantaranya tidak ingat akan hal yang terjadi.

Dalam pembelaannya, Reynhard mengatakan aksi tersebut dilakukan atas dasar kesepakatan bersama.

Dia dan masing-masing korban juga setuju untuk difilmkan sambil pura-pura tidur.

Reynhard disebut mencampurkan minuman alkohol dengan obat yang bernama GHB, disebut juga ekstasi cair, dan memberikannya kepada korban.

Kasus tersebut telah ditangani oleh kewenangan Inggris sejak Juni 2017 lalu.

Sedangkan Reynhard telah melakukan aksinya mulai sekitar 1 Januari 2015, atau selama dua setangah tahun.

Dikutip dari Kompas.com, Reynhard kemudian disebut oleh Hakim Suzanne Goddard sebagai terpidana yang tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

Bahkan Reynhad mengatakan aktivitas seksual yang dilakukan bukan merupakan pemerkosaan melainkan atas dasar saling menyukai satu sama lain.

Reynhard melakukan aksinya di apartemen berlokasi di Montana House.

Para korban disebut mengalami trauma, dan sebagian mencoba bunuh diri akibat tindakan si 'predator setan' Reynhard Sinaga.

Kasus tersebut telah ditangani oleh kewenangan Inggris sejak Juni 2017 lalu.

Sedangkan Reynhard telah melakukan aksinya mulai sekitar 1 Januari 2015, atau selama dua setangah tahun.

Dikutip dari Kompas.com, Reynhard kemudian disebut oleh Hakim Suzanne Goddard sebagai terpidana yang tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

Bahkan Reynhad mengatakan aktivitas seksual yang dilakukan bukan merupakan pemerkosaan melainkan atas dasar saling menyukai satu sama lain.

Reynhard melakukan aksinya di apartemen berlokasi di Montana House.

Reynhard Sinaga dikabarkan lahir di Jambi pada 1983 di Jambi.

Reynhard Sinaga memiliki tinggi badan sekitar 170 sentimeter.

Awalnya Reynhard datang ke Inggris menggunakan visa pelajar pada 2007, dan telah tinggal selama 10 tahun sebelum akhirnya ditangkap pada 2 Juni 2017.

Selama 10 tahun tersebut, Reynhard disebut hidup dengan bantuan biaya dari sang ayah yang dilaporkan merupakan seorang bankir.

Selain membayar biaya kuliah, sang ayah disebut membiayai apartemen Reynhard di Montana House, tempat di mana dia mengintai calon korbannya.

Berdasarkan keterangan seorang teman Reynhard yang tinggal di Gay Village, Manchester, menyebut 'sang predator setan' merupakan sosok yang sopan.

"Dia (Reynhard) baik, lemah lembut, dan sopan. Saya tak bisa membayangkan dia bisa mendapatkan tiket tilang atau mengadu," ujarnya.

Selain itu, Reynhard Sinaga tidak pernah menceritakan tentang keluarganya maupun masa kecilnya.

Reynhard juga disebut tidak pernah menyembunyikan orientasi seksualnya, dan kerap terlihat di Canal Street maupun Gay Village.

Teman-temannya mengaku, mereka sama sekali tidak tahu jika Reynhard menjadi terdakwa kasus pemerkosaan terbesar di Inggris.

Setelah menempuh studi di Universitas Manchester sejak Agustus 2007 untuk gelar MA di bidang Sosiologi, Reynhard bekuliahLeed University.

Namun Reynhard tak pernah menyelesaikan studi doktoralnya.

Reynhard sempat mengajukan tesis berjudul Sexuality and Everyday Transnationalism Among South Asian Gay and Bisexual Men in Manchester pada Agutus 2016.

Namun tersis Reynhard dinyatakan gagal, sehingga dia diminta untuk memperbaikinya.

• Pemerkosa yang Disuntik Kebiri, Akankah Pelaku Kejahatan Seksual Itu Kapok?

• Kebiri Tak Jamin Pelaku Kejahatan Seksual Jera

• BREAKING NEWS: Mensos Kunjungi Korban Kejahatan Seksual di RSKD

• Cegah Kejahatan Seksual, DP3APPKB Bekali Murid SD, Ini Targetnya

(TribunnewsWiki.comDinar/Niken//Magi)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved