BPS Balikpapan Gelar Sensus Online Februari - Maret, Jangan Kaget Bila Terima SMS WhatsApp Blasting
BPS Balikpapan gelar sensus penduduk online Februari - Maret, jangan kaget bila terima SMS atau WhatsApp blasting.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - BPS Balikpapan gelar sensus penduduk online Februari - Maret, jangan kaget bila terima SMS atau WhatsApp blasting
Badan Pusat Statistik ( BPS ) akan gelar sensus penduduk 2020 secara online sebagai data 10 tahun ke depan di bulan Februari hingga Maret mendatang.
Dalam proses sensus online nanti masyarakat seluruh Indonesia akan mendapat SMS ataupun WhatsApp blasting yang akan diterima pada pemilik setiap ponsel android.
"Prosesnya nanti penduduk akan dikirimi semacam WA atau SMS blasting.
Jadi setiap HP android akan menerima pesan tersebut," ujar Umar Riyadi selaku Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Balikpapan.
BACA JUGA
NEWS VIDEO Pasca Speedboat Reguler Mogok Beroperasi, Aktivitas di Dermaga Kayan II Kembali Normal
Eks Lokalisasi Manggar Sari Dibongkar, DKK Balikpapan Akui Sering Kesulitan Masuk Periksa PSK
Fokus Kembangkan Destinasi Wisata Potensial, Kaltara Akan Kembangkan Terumbu Karang Malingkit
176 Kejadian, Karhutla Paling Sering Terjadi di Kaltara Disusul Longsor
Sementara itu, jika masyarakat sadar untuk terlibat dalam menyukseskan sensus online, maka mereka dapat mengklik laman yang sudah tertera pada pesan yang diterima.
Kemudian, saat laman sensus online sudah terbuka, masyarakat dapat menggunakan NIK penduduk yang dimilikinya sebagai keyword.
Nantinya, masyarakat seluruh Indonesia akan menrima pesan tersebut pada saat sensus online berlangsung yaitu di tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020.
BACA JUGA
Eks Lokalisasi Manggar Sari di Balikpapan Diobok-obok, Pria Hidung Belang Lari Kocar-kacir
Lokasi Prostitusi Tanpa Izin di Manggar Sari Balikpapan Timur Akan Terus Diawasi Petugas Gabungan
Progres Bangun Bendungan Sepaku Semoi Penajam Paser Utara, SK Lokasi Dikeluarkan Telan Rp 800 Miliar
Jenazah Terborgol di Sungai Mahakam, Ternyata Andi Tomi Alun Samudera Koleba Warga Samarinda
Meski begitu, seandainya ada masyarakat yang lupa untuk melakukan sensus online, maka tidak perlu khawatir karena akan ada perpanjangan waktu.
"Akan ada petugas nanti di bulan Juli 2020. Selama satu bulan penuh, petugas sensus akan datang ke rumah-rumah untuk memastikan masyarakat sudah melakukan sensus online ataupun belum," kata Umar.
Lebih lanjut, BPS mengharapkan capaian dari respon rate masyarakat akan tinggi dalam inovasi pengumpulan data.
Sebab menurutnya jika proses sensus online berjalan dengan baik, berarti secara kebangsaan dan literasi digital Indonesia telah dianggap mumpuni dan berhasil.
"Ketika semua orang terlibat proses sensus maka data akan semakin akurat.
Jadi pastikan kita semua tercatat dalam sensus sebab darisitu kita bisa melakukan banyak hal," pungkasnya.
BACA JUGA
PDAM Tirta Kencana Samarinda Batal Kuras Reservoir, Pipa Induk Putus Akibat Galian Drainase
Tingkatkan Prestasi Bidang Pemuda & Olahraga, Ini Agenda Dispora Samarinda, Paskibra hingga Popprov
Dampak Pencemaran Sungai Segah, PDAM Tirta Segah Berau Merugi Hingga Miliaran Rupiah
Warga Berau Khawatir Soal Air Sungai Segah yang Jadi Bahan Baku PDAM, Direktur PDAM Pastikan Aman
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/umar-riyadi-08012020.jpg)