Bendungan

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi di IKN Gunakan Lahan 378 Hektar dan Telan Anggaran Rp 800 Miliar

rencana pembebasan lahan untuk bendung tersebut dilakukan selama tiga tahun, namun fase pertama yang akan dibebaskan adalah di areal tubuh bendung

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi di IKN Gunakan Lahan 378 Hektar  dan Telan Anggaran Rp 800 Miliar
Tribunkaltim.co, Evi Rohmatul Aini
Setelah tinjau Tol Balikpapan Samarinda, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono meninjau Bendungan Sepaku Semoi yang rencananya akan dibebaskan dengan rencana anggranan Rp 700 Miliar 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - SK Penetapan lokasi (Penlok) pembangunan bendung Sepaku-Semoi telah ditandatangani Gubernur Kaltim Isran Noor pada 20 Desember 2019 lalu,

dengan total luas areal yang direncanakan dalam pembebasan adalah 378 hektar.

Luasan 378 hektar bendung sepaku-semoi tersebut terdiri dari, luas genangkan sekitar 342 hektar dan 36 hektar lagi untuk areal bendungannya atau tubuh bendungannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Pembangunan Setkab PPU, Nicko Herlambang kepada awak media. Selasa, (7/1/2020).

Dikatakan Nicko, pada 30 Desember 2019 lalu sudah dilakukan pengumuman penlok untuk disosialisasikan ke masyarakat, sehingga jika tidak ada keberatan dari masyarakat, maka pihaknya akan mengeluarkan SK Penlok tersebut untuk kembali di sosialisasikan terkait tujuan pembangunan bendung Sepaku-Semoi untuk pembangunan penyediaan air sebesar 2.400 liter/detik.

“Itu rencananya untuk kebutuhan di Ibu Kota Negara, PPU dan juga Balikpapan,” ujarnya.

Lanjut dia, rencana pembebasan lahan untuk bendung tersebut dilakukan selama tiga tahun, namun fase pertama yang akan dibebaskan adalah di areal tubuh bendung terlebih dahulu. Kemudian di areal genangan yang bertahap selama tiga tahun itu.

“Sekarang kan katanya di pusat juga lagi ada lelang terkait pembangunan bendungan,” pungkasnya.

Diakuinya, anggaran bendung Sepaku-Semoi tersebut bersumber dari APBN sekitar Rp 800 miliar dan akan mengenai tiga desa di kecamatan Sepaku, diantaranya Desa Sukomulyo, Desa Argomulyo dan Desa Tengin Baru.

“Ada tiga desa yang dilaluinya,” pungkasnya.

Nicko menambahkan, total bidang yang akan dibebaskan ada sekitar 600 bidang dan tidak menutup kemungkinan satu orang memiliki lebih dari satu bidang.

“Kita patokannya jumlah bidang, kalau per orang mungkin ada yang punya dua atau tiga bidang,” tutupnya.(m05)

Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved