SBY Harap AS, Iran dan Irak Tahan Diri, Belajar dari Perang Dunia I dan II

Susilo Bambang Yudhoyono berharap Amerika Serikat, Iran dan Irak menahan diri dan berpikir secara jernih untuk tidak meningkatkan ekskalasi konflik

SBY Harap AS, Iran dan Irak Tahan Diri, Belajar dari Perang Dunia I dan II
TRIBUNNEWS.COM
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

Prosesi Pemakaman Bawa Korban 33 Nyawa

Prosesi pemakaman Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds, Iran, membawa korban jiwa.

Setidaknya 32 orang pelayat kehilangan nyawa dan 200 orang lainnya menderita luka-luka akibat saling injak dan berdesak-desakan di Kota Kerman, Selasa (7/1).

Korban pembunuhan yang dilakukan militer Amerika Serikat tersebut hendak dimakamkan di kampung halamannya, Kerman, setelah menjalani rangkaian prosesi sejak jenazahnya tiba di Iran, Minggu (5/1/2020) lalu.

Pemakaman Qassem menyedot ribuan pelayat dari berbagai wilayah di Iran.

Mereka berupaya mendekati mobil yang membawa peti jenazah Qassem sehingga terjadi aksi desak-desakan dan saling injak

Televisi pemerintah menyebutkan 32 orang tewas dan 190 lainnya terluka. Rekaman yang beredar di internet menunjukkan sejumlah petugas berusaha mati‑matian untuk menyelamatkan pelayat yang terinjak-injak dan jatuh ke tanah.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang sempat menangis di depan peti mati Qassem Soleimani, telah memerintahkan pasukan negaranya untuk menyerang kepentingan Amerika Serikat (AS).

Iran mengatakan telah menetapkan 13 skenario balas dendam.

Komandan Garda Revolusi Hossein Salami mengatakan Iran akan 'membakar' sekutu‑sekutu AS. Presiden AS Donald Trump telah bersumpah akan melakukan balasan jika Iran menyerang kepentingan AS di manapun.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved