Usai Dinas Pertanian Paser Dihapus, Karoding Lebih Fokus ke Tanaman Pangan dan Holtikultura
Setelah Dinas Pertanian Kabupaten Paser dihapus, kini Karoding akan lebih fokus untuk mengurusi Tanaman Pangan dan Holtikultura
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER –Setelah Dinas Pertanian Kabupaten Paser dihapus, kini Karoding akan lebih fokus untuk mengurusi Tanaman Pangan dan Holtikultura
Pasca mutasi 370 pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Paser,
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hotikultura (DTPH) Kabupaten Paser H Karoding, Kamis (9/1/2020), memastikan bahwa mutasi meningkatkan semangat kerja pegawai.
“Untuk kami (DTPH) sendiri tidak masalah, bahkan semangat kerja teman-teman justru meningkat.
Karena apa? Kalau dulu perhatian kita terbagi kelima bidang urusan, sekarang perhatian kita lebih fokus ke pengembangan Tanaman Pangan dan Hotikulura,” kata Karoding.
Untuk diketahui, DTPH Paser adalah OPD baru di lingkungan Pemkab Paser, tapi pejabat-pejabat yang membidangi urusan di DTPH adalah orang lama di Dinas Pertanian (Distan) Paser.
Ketika Distan dihapus, sebagian ditempatkan di DTPH dan sebagian lagi di Dinas Perkebunan Perternakan (DPP).
• Kabupaten Penajam Paser Utara Anggarkan Seragam Gratis Tahun ini Rp 14,9 Miliar
• Bangun Cold Storage di Kawasan Cagar Alam Paser Dinilai Cocok, Dinas Perikanan Beberkan Manfaatnya
• 5 Desa di Lokasi Ibu Kota Negara Baru Rawan Banjir, Ini Antisipasi Pemkab Penajam Paser Utara
• 64 ASN di Penajam Paser Utara Pensiun Tahun 2020 Ini, Termasuk Kadis Kesehatan Arnold Wayong
“Dulu saya Kepala Distan. Distan dihapus, kemudian kemarin saya dilantik sebagai Kepala DTPH,
Kabid-Kabid di Distan kemarin juga ada yang ditempatkan di DTPH dan ada pula di DPP, jadi bukan pekerjaan baru bagi kita, kemarin mutasi hari ini kerja seperti biasa,” ucapnya.
Karena sudah memiliki nomenklatur masing-masing, tentunya Karoding sebagai pejabat lama Distan Paser menyerahkan program-program bidang-bidang yang menjadi urusan DPP, termasuk aset-asetnya demi tertibnya admistrasi pemerintahan.
“Karena sekarang saya di DTPH, jadi sudah seharusnya program-program yang dilaksanakan selama saya memimpin, khususnya bidang-bidang yang menjadi urusan DPP kami serahkan agar berkelanjutan penanganannya,” sambungnya.
Terkait fasilitas kantor, tambah Karoding, untuk sementara masih bergabung mengingat adanya rencana kepindahan DTPH ke Komplek Perkantoran Km 5.
“Untuk sementara masih bergabung, rencananya kami pindah di Komplek Perkantoran,” tambahnya.
Sebelumnya, Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi, Selasa (7/1/2020), melantik dan mengambil sumpah janji 370 pejabat di lingkungan Pemkab Paser, 7 di antaranya jabatan tinggi pratama ( Eselon II ), 85 pejabat administrator ( Eselon III ) dan 278 pejabat pengawas ( Eselon IV ).
Dihadiri Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, unsur Forkopimda dan pimpinan OPD Pemkab Paser. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Awa Mangkuruku Tanah Grogot ini merupakan mutasi kedua di awal tahun 2020. Tanggal 2 Januari 2020, Yurisansyah melantik 3 pejabat Eselon II di Pendopo.
“Untuk kedua kalinya di awal tahun ini dilakukan penataan birokrasi dalam mendukung percepatan menuju masyarakat Paser yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan. Mutasi ini juga untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pejabat lama yang purna tugas,” kata Yusriansyah.
Selain itu berkaitan pula dengan penyesuaian nomenklatur lembaga yang berdasarkan PP 72/2019 tentang Perubahan atas PP 18/2016 tentang Perangkat Daerah dan Permendagri 5/2017, sehingga pejabatnya juga dilantik sesuai nomenklatur lembaga job kerja masing-masing.
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP ) adalah salah satu lembaga yang nomenklatur berubah menjadi Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia atau ( BKPSDM ).
Kepada Kepala BKPSDM Paser Suwito, Yusriansyah meminta agar kompetensi pegawai ditingkatkan.
Baca Juga;
Jelang Liga 1 Musim 2020, Kuota Tersisa Dua Pemain Asing, Tiga Posisi Ini Jadi Buruan Borneo FC
Tingkatkan Prestasi Bidang Pemuda & Olahraga, Ini Agenda Dispora Samarinda, Paskibra hingga Popprov
Polemik Proyek Pemasangan Pipa PDAM Bontang, Walikota Neni Moerniaeni Beri Respon Keras, Blacklist!
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah Posting Foto Bareng Rambo dan IP Man, Begini Respon Warganya
Untuk Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah ( BKAD ) Paser H Abdul Kadir, Yusriansyah minta agar memberikan perhatian serius terhadap aset daerah, semoga opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) dari BPK RI diraih kembali selama enam kali berturut-turut.
Jika BKAD semula bernama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) Paser, maka nomenklatur Bappeda setelah disesuaikan menjadi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan ( Bappedalitbang ) Paser.
Kepala Bappedalitbang Paser Muksin diminta mengawal penyempurnaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Paser 2016 – 2021.
“Saat ini kita berada di ujung jalan RPJMD, turunan RPJMD adalah Rencana Kerja Perangkat Daerah ( RKPD ), Rencana Strategis atau Renstra, dan lainnya akan menyesuaikan perkembangan kondisi masing-masing,” ucapnya.
Baca Juga;
Bupati Pimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Makodim 0906 Tenggarong, Ini Pesannya
Hasanuddin Masud Sempat Diisukan Maju di Pilkada Kutai Kartanegara, Hasanudin: Mulai Lagi Kan
Warga Was-was Soal Kondisi Air Sungai Segah Yang Berubah Warna, Begini Kata Kadis Kesehatan Berau
Reynhard Sinaga Kerap Datangi Desa Gay, Biaya Hidupnya di Inggris Dapat Transfer Uang dari Sosok Ini
Sesuai Permengdagri 56/2019, H Bachtiar Effendi dilantik kembali sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Hj Ina Rosana sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Arief Rahman dilantik kembali sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Paser.
Sedangkan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Paser H Karoding, Yuriansyah berharap kesejahteraan petani meningkat melalui peningkatan produksi dan nilai tambah tanaman pangan dan hortikultura.
“Beberapa tahun yang lalu melalui kerjasama Kementan dan Kodim 0904/Tng, kita telah mencetak ribuan sawah. Semoga ini menjadi salah satu langkah strategis menuju Paser yang swasembada beras,” harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/h-karoding-kepala-dinas-tanaman-pangan-dan-holtikultura-kabupaten-paser.jpg)