Senin, 1 Juni 2026

Dokter Boyke Setuju Reynhard Sinaga Tak Dipenjara dan Cukup Dirawat, Tapi Harus Penuhi Kondisi Ini

Reynhard disebut sebagai pemerkosa terbesar dalam sejarah Inggris, setelah terbukti dalam 159 dakwaan dengan 48 korban adalah pria

Tayang:
Editor: Doan Pardede
youtube tribun kaltim official
NEWS VIDEO Rekaman CCTV Aksi Reynhard Sinaga, WNI Pemerkosa Ratusan Pria di Inggris 

• Mengapa Korban Kejahatan Seksual Seringkali Tak Mampu Melawan? Begini Tinjauan Riset Terbaru

• Bapak Korban Kejahatan Seksual Geram, Anaknya Dijual oleh Saudara Angkat Sendiri

Sementara itu, para korban disebut mengalami trauma, dan sebagian mencoba bunuh diri akibat tindakan sang predator seksual.

Seorang pakar Neuroscience turut mengomentari soal pria kelahiran Jambi tersebut.

Pakar Neuroscience bernama Dokter Ryu Hasan mengatakan Reynhard Sinaga hampir 100% psikopat.

"99,9% psikopat. Psikopat ini adalah seseorang ini tidak bisa berempati," ucap Ryu seperti dilansir Grid.ID pada tayangan KompasTV, pada Sabtu (11/1/2020).

Dr. Ryu pun menerangkan soal gangguan psikopat ditandai dengan tidak adanya empati.

"Secara ilmu syaraf mengenai emosi, orang psikopat itu ada pada amigdala. Amigdala ada pada semua mamalia yang punya otak, bentuknya seperti almond."

"Itu adalah pusat emosi tentang perasaan tidak menyenangkan, ketakutan, gelisah. Pada orang yang psikopat hambatan terhadap fungsi ini tidak ada," terangnya.

Berbanding terbalik 180 derajat, analisis yang menyebut Reynhard Sinaga adalah seorang psikopat justru mendapat tentangan dari seksolog ternama Indonesia, dr Boyke Dian Nugraha Sp OG MARS atao Dokter Boyke

• Nekat Masuk Kamar Janda Mencekik Lalu Perkosa Korban, Pemuda 19 Tahun Tewas Secara Tragis

• Polisi Tangkap Pria Coba Perkosa Istri Anggota TNI, Nasibnya Kena 175 Kali Cambuk, Ini Kronologinya

Pasalnya, ini bakal melemahkan hukuman bakal diterima Reynhard, bahkan bisa jadi meloloskannya dari hukuman mati maupun penjara seumur hidup yang menantinya.

Pendapat Dokter Boyke terungkap dalam penuturannya di channel YouTube ESGE Entertainment pada Jumat (10/1/2020) lalu.

“Saya lebih suka dia dikatakan direhabilitasi. Saya yakin kalau diagnosis dari dokter psikiatrinya bilang dia psikopat, pasti dia akan mendapat potongan karena memang kelainan jiwa.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved