Polisi Gelar Perkara Kasus Laka Lantas Bus Karyawan Seruduk Motor yang Tewaskan Warga Bontang

Polisi gelar perkara kasus laka lantas bus karyawan seruduk motor yang tewaskan warga Bontang.

HO
Kecelakaan terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Jumat (10/1/2020) sekitar 08.20 Wita. Seorang pengendara motor meregang nyawa usai ditabrak minibus dari belakang di bilangan turunan SMKN 1 Bontang 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polisi gelar perkara kasus laka lantas bus karyawan seruduk motor yang tewaskan warga Bontang.

Sopir bus yang terlibat kecelakaan naas yang membuat korbannya, pengendara motor tewas di tempat, masih dalam pengawasan kepolisian.

Sejak diamankan Jumat (10/1/2020) sopir berinisial BW (44) terpaksa tidur di balik jeruji besi Rutan Polres Bontang.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bontang AKBP Boykr Karel Wattimena melalui Kasatlantas, AKP Imam Syafii.

"Masih (ditahan) di Polres, Mas," tuturnya.

BACA JUGA

Cuaca Buruk, BKMG Beri Peringatan Dini untuk Sejumlah Wilayah di Indonesia, 4 Wilayah Waspada Banjir

Hujan Deras, Tanah Longsor Akibatkan Jalan Retak, Polisi Tutup Sementara Jl Karungan Kota Tarakan

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Hujan Badai di 12 Wilayah Ini, Cuaca Ekstrem Landa Indonesia

Cuaca Buruk, Angin Kencang Sejumlah Penerbangan Dialihkan, Delay, hingga Gagal Mendarat

Dalam waktu dekat kepolisian bakal melakukan gelar perkara kasus kecelakaan lalu lintas ( laka lantas ), yang menghilangkan nyawa seorang warga Bontang.

"Masih kami dalami. Sekarang kami lagi memeriksa saksi-saksi, rencana besok atau lusa kami akan melaksanakan gelar perkara," kata AKP Imam Syafii.

Bus antar-jemput karyawan salah satu subkon perusahaan di Bontang dengan nomor polisi KT 7889 RA diamankan di Mapolres Bontang, Jumat (10/1/2020).
Bus antar-jemput karyawan salah satu subkon perusahaan di Bontang dengan nomor polisi KT 7889 RA diamankan di Mapolres Bontang, Jumat (10/1/2020). (TribunKaltim.Co/Muhammad Fachri Ramadhani)

Sejauh dari amatan CCTV yang merekam proses terjadinya kecelakaan, pengendara motor (korban) tampak mengurangi kecepatan tiba-tiba saat melintasi turunan.

Diduga korban hendak mengambil putaran.

BACA JUGA

Cuaca Buruk, Angin Kencang Sejumlah Penerbangan Dialihkan, Delay, hingga Gagal Mendarat

Konstruksi Pabrik Bahan Peledak Ketiga di kota Bontang Dibangun Bulan Juni

Jika Tak Dipilih Golkar Dampingi Neni Moerniaeni di Pilkada Ini yang Dilakukan Kadis Kominfo Bontang

Namun naasnya, bus antar-jemput karyawan Subkon PT Pama Bontang itu persis di belakang motor korban.

Bus tersebut tak bisa berhenti mendadak, bagian depan sebelah kanan pun menyeruduk motor korban.

Kasatlantas Polres Bontang, AKP Imam Syafii saat ditemui Tribunkaltim.co di Mapolres Bontang.
Kasatlantas Polres Bontang, AKP Imam Syafii saat ditemui Tribunkaltim.co di Mapolres Bontang. (TRIBUNKALTIM.CO/ FACHRI R)

Benturan tak terhindarkan itu membuat korban tak berdaya.

Masuk ke dalam kolong bus bersama motornya. Sehingga nyawanya pun tak bisa diselamatkan.

Sopir Bus Masih Trauma

Diberitakan sebelumnya,  bus yang tabrak Dina Ridiani (56) warga Jalan Asmawarman Gunung Telihan Kota Bontang diamankan di Mapolres Bontang, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Termasuk sang sopir Bus berinisial BW (44) yang saat ini tengah dalam pengawasan kepolisian lalu lintas.

Itu Bus antar jemput karyawan, informasinya Subkon PT Pama.

"Sudah kami amankan di Polres, termasuk sopir. Kami lakukan pemeriksaan 1x24 jam," Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasatlantas AKP Imam Syafii, Jumat (10/1/2020).

Namun, ia belum bisa memastikan apakah sang sopir ditahan atau tidak di Polres Bontang.

Lantaran pihaknya masih harus melakukan pendalaman kasus.

Apalagi polisi masih belum bisa menangkap keterangan sopir Bus, lantaran kondisinya masih belum stabil akibat terguncang atas peristiwa nahas pagi tadi.

"Masih kita dalami, masih trauma sopirnya,tuh," ucapnya.

Kepolisian masih mengumpulkan keterangan beberapa saksi mata, untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Selain itu menemukan unsur kelalaian atau pidana yang ada pada kecelakaan yang menewaskan warga Bontang tersebut.

Baca Juga:

 Pasca Batu Bara Tumpah di Perairan Muara Berau, Begini Tanggapan Kapolres Kukar

 Video Viral Tongkang Jebol, Batu Bara Tumpah ke Laut di Muara Berau Kukar, Polisi Mulai Telusuri

 Bupati Sebut Berau Sedang Galau, Berkali-kali Dipukul Harga Batu Bara, Pemkab Seriusi Pariwisata

 Kapal Tongkang Bersenggolan di Perairan Teluk Balikpapan Ratusan Ton Batu Bara Nyaris Tumpah ke Laut

"Belum tahu apakah ini kelalaian sopir, masih kita dalami," ujarnya.

Ada banyak faktor.

"Dia (korban) ditabrak bagian depan kiri Bus," tegasnya. 

Apakah korban mau putar balik, nyalakan sein atau tidak kita belum tahu. Masih banyak diperlukan keterangan. Belum bisa disimpulkan," jelasnya.

Pemberitaan sebelumnya, warga Bontang digegerkan oleh kecelakaan yang terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Jumat (10/1/2020) sekitar 08.20 Wita.

Seorang pengendara motor meregang nyawa di bilangan turunan SMKN 1 Bontang.

Korban diketahui bernama Dina Ridiani (56) warga Jalan Aswmawarman Gunung Telihan Kota Bontang.

Sanjaya, driver ojek online Bontang kepada Tribunkaltim.co mengungkapkan korban yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi KT 3154 DL ditabrak sebuah mini Bus dari belakang.

"Ibu itu mau mutar motornya melambat dari arah turunan itu. Kemudian tiba-tiba diseruduk minibus dari belakang, mas," ucapnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved