BPJAMSOSTEK

BPJamsostek Sosialisasi PP Nomor 82 pada Perusahaan

Pertemuan bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada perusahaan tentang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP nom

BPJamsostek Sosialisasi PP Nomor 82 pada Perusahaan
HO - BPJamsostek
Sebanyak 300 perusahaan ikut dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (14-15/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamsostek) Cabang Balikpapan, gelar pertemuan perusahaan di wilayah kerjanya.

Pertemuan bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada perusahaan tentang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP nomor 44 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Peraturan tersebut memutuskan menambah manfaat BPJS Ketenagakerjaan tanpa menaikkan iuran.

Berikut 4 Cara Cek Saldo Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi, SMS, hingga ATM

BPJAMSOSTEK Beri Santuan dan Penghargaan Pada Perusahaan Berprestasi

BPJAMSOSTEK Berbagi Tips Hadapi Dunia Kerja Kepada Mahasiswa STIE Balikpapan

BPJamsostek Bersama Camat dan Lurah se-Balikpapan Perkuat Kerja Sama Program BPJS Ketenagakerjaan

Kepala BPJamsostek Cabang Balikpapan Ramadan Sayo menuturkan, sebanyak 300 perusahaan ikut dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (14-15/1/2020).

"Sebanyak 150 perusahaan ikut hari ini, dan 150 perusahaan lainnya dijadwalkan besok," ujarnya di Hotel Grand Tjokro, Selasa (14/1/2020).

Dalam aturan baru tersebut, kata Ramadan, BPJamsostek sebelumnya memberikan ahli waris satu anak saja sebanyak 12 juta.

Berdasarkan peraturan yang baru, berubah menjadi dua anak dengan santunan sebesar Rp 174 juta.
Santunan beasiswa tersebut diberikan saat menempuh pendidikan sejak TK hingga Perguruan tinggi.

"Kenaikannya jika dihitung sebesar 1.350 persen. Santunan meninggal pun demikian, naik 75 persen. Dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta," imbuhnya.

Penambahan santunan kematian dan biaya transportasi tersebut mencakup biaya pemakaman Rp 10 juta yang sebelumnya Rp 3 juta, santunan berkala Rp 12 juta sebelumnya Rp 4,8 juta dan santunan kematian Rp20 juta sebelumnya Rp 16,2 juta.

"Kenapa kita sosialisasikan? Agar tenaga kerja bisa betul merasakan manfaat BPJamsostek, termasuk ahli warisnya," tambahnya.

"Harapan kita dengan adanya manfaat tambahan ini, paling tidak perusahaan yang belum menjadi mitra kita, untuk secepatnya mendaftar. Agar bersama-sama merasakan manfaatnya," pungkasnya.

Penulis: Heriani AM
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved