Samarinda Banjir Lagi
15 Januari Banjir Samarinda Bertambah Melebar, Kini Ada 4 Kecamatan, Sekolah Puskesmas Kena Sasaran
Ada pembaharuan data soal kawasan banjir dan masyarakat yang terdampak terus dilakukan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Samarinda
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembaharuan data soal kawasan banjir dan masyarakat yang terdampak terus dilakukan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Samarinda mencatat.
Di hari ke 5 banjir masyarakat terdampak sebanyak 7.483 jiwa dari 2.731 KK.
Sebelumnya hanya tiga kecamatan, yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sambutan dan Sungai Pinang.
Di hari ke-5 ini banjir juga menggenangi sebagian besar wilayah Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.
Adapun sebaran lokasi banjir di tiap kecamatan, sibeberkan Sekretais BPBD Samarinda, Hendra mengungkapkan.
Kecamatan Samarinda Utara, sebanyak 10 RT, di Kelurahan Sempaja Timur dan satu RT di Kelurahan Budaya Pampang.
Sedangkan, di Kecamatan Sambutan sebanyak 7 RT, di Kelurahan Sambutan.
“Lalu, di Kecamatan Sungai Pinang, sebanyak 31 RT di Kelurahan Temindung Permai, 6 RT di Kelurahan Gunung Lingai dan 1 RT di Kelurahan Sungai Pinang Dalam,” ujarnya saat diwawancarai Tribunkaltim.co di lokasi banjir, pada Rabu (15/1/2020), di Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Sempaja.
Banjir juga meluas ke Kecamatan Palaran, yakni 4 RT di Kelurahan Handil Bhakti, 6RT di Kelurahan Bukuan, 10 RT di Kelurahan Simpang Pasir.
Total warga Samarinda terdampak banjir, pada hari ini sebanyak 7.483 jiwa dari 2.731 KK, atau lebih banyak dari hari sebelumnya, yakni sebanyak 3.782 jiwa dari 1.053 KK,” lanjutnya.
Sementara itu, Hendra menyatakan, BPBD Samarinda memelukan seluruh bantuan untuk mengantisipasi dampak banjir lebih luas.
Seperti, dikatakan olehnya, bantuan berupa makanan dan minuman.
Terpenting, diharapkan olehnya, ada pembangunan dapur umum di lokasi terdampak cukup parah.
“Selain bantuan logistik, kita juga memerlukan bantuan perlengkapan bayi umur lima tahun (Balita), obat-obatan dan tindakan medis apabila ada yang memerlukan penanganan medis. Kita perlukan seluruh bantuan,” harapnya.
Wagub Kaltim Tuding Cuaca Ekstrem