Perayaan Imlek
Tahun Baru Imlek, Begini Harapan Ketua PSMTI Bulungan
Momentum perayaan Imlek 2571, disambut suka cita oleh warga Tionghoa. Tak terkecuali yang berdomisili di Tanjung Selor, Kalimantan Utara ( Kaltara )
Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Momentum perayaan Imlek 2571, disambut suka cita oleh warga Tionghoa.
Tak terkecuali yang berdomisili di Tanjung Selor, Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Warga Tionghoa di ibu kota Provinsi Kaltara tersebut, mulai menghias kediaman, tempat usaha, hingga klenteng dengan pernak-pernik khas Imlek.
Meskipun Imlek tahun ini, baru jatuh pada Sabtu (25/1/2020) pekan depan.
Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) Kabupaten Bulungan, Dony Irawan, mengatakan tahun baru kali ini dikenal dengan Tahun Tikus Logam.
"Tahun Tikus Logam itu, intinya kita banyak-banyak berusaha, berdoa untuk kebaikan keluarga atau bangsa ini," kata Dony Irawan, kepada Tribunkaltim.co, Jumat (17/1/2020).
Baca Juga;
Pra Masterplan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur Rampung, Pemerintah Bawa ke Internasional
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 17 Januari 2020, Virgo Diam-diam Cinta, Taurus Putus Lagi!
Berlabel Bintang di Arema FC, Aji Santoso Ungkap Rencana Mengejutkan untuk Makan Konate di Persebaya
Istri Mencuci di Sungai, Suami Malah Lampiaskan Nafsu Bejatnya ke Anak Kandung
Dony Irawan menambahkan, Tahun Baru Imlek ini diharapkan bisa mempererat kebhinekaan, sesama anak bangsa. Apalagi kata dia, keturunan Tionghoa juga telah menjadi bagian bangsa ini.
"Paling penting itu jaga toleransi, menjaga kerukunan untuk umat beragama," ujar Dony Irawan.
Dony Irawan juga berharap warga keturunan Tionghoa, tetap berbaur dengan warga lainnya.
Sementara itu, terkait persiapan Tahun Baru Imlek di Tanjung Selor, Dony mengaku sudah sangat siap.
Persiapan sudah mencapai 90 persen.
"Sudah sangat siaplah semuanya, apalagi kan masing-masing ada penanggungjawabnya," tutur Dony Irawan.
Rangkaian Imlek
Sementara itu, perayaan Imlek di Tanjung Selor rencananya dipusatkan di Klenteng Ta Pe Kong, pada Sabtu (25/1/2020) pekan depan.
Klenteng tersebut letaknya di Jl Sudirman, Tanjung Selor, atau berhadapan langsung dengan Sungai Kayan.
"Tanggal 25 Januari nanti, kami ada ibadah di lantai dua klenteng ini. Warga Tionghoa yang akan datang, diperkirakan ada ratusan orang," kata Dony Irawan.
Menyambut Imlek tahun ini, kata dia, ada pemasangan lampion di sekitar klenteng.
Selain itu, panitia juga akan melaksanakan bakti sosial.
Seperti donor darah, pembagian sembako untuk warga kurang mampu, utamanya yang berdomisili dekat klenteng.
Ada pula atraksi barongsai, hingga karnaval mobil hias, yang akan berkeliling di Kota Tanjung Selor.
"Rangkaian kegiatan itu kita laksanakan pasca perayaan Imlek, hingga menyambut Cap Go Meh pada Februari mendatang," ujarnya.
Pantauan Tribunkaltim.co, ratusan lampion telah terpasang di Jl Sudirman, Tanjung Selor.
Di ruas jalan itu, ratusan lampion dengan didominasi warna merah mulai terpasang.
Terutama di depan Klenteng Ta Pe Kong Tanjung Selor.
Baca Juga;
Jadwal, Lokasi Pernikahan, Teka-teki Sosok Calon Istri Sule Terjawab Sudah, Mendiang Lina jadi Acuan
Jadwal Indonesia Masters 2020 Hari Ini Jumat 17 Januari Live TVRI & Live Streaming 7 Wakil Indonesia
Setelah Rekrut Asisten Luis Milla & Pecat Seto Nurdiantoro, Aroma Borneo FC Kental di PSS Sleman
Update Bursa Transfer Persib, 5 Pemain Masuk dan 2 Keluar, Rekrutan Selanjutnya adalah Striker Asing
"Pemasangan lampion ini memang setiap tahun kita lakukan," kata Koordinator Lampion Perayaan Imlek di Klenteng Ta Pe Kong, Tanto.
"Kita pasang di area dekat klenteng, biar cantik dan tambah ramai," tambahnya.
Lampion tersebut kata dia, akan dipasang hingga Cap Go Meh.
Cap Go Meh akan dilaksanakan pada 8 Februari mendatang.
"Perayaan Imlek di Tanjung Selor akan dipusatkan di klenteng ini. Begitupun dengan Cap Go Meh nantinya," tuturnya. (Tribunkaltim.co/Amiruddin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/psmti-siapkan-imlek.jpg)