Jakarta Kembali Banjir, Berikut Titik-Titik yang Tergenang Air, BMKG Waspadai Hujan Petir Hari Ini
Jakarta kembali banjir, berikut Titik-Titik yang tergenang air, BMKG waspadai hujan petir hari Ini .
TRIBUNKALTIM.CO - Jakarta kembali banjir, berikut Titik-Titik yang tergenang air, BMKG waspadai hujan petir hari Ini .
hujan deras yang melanda wilayah Jakarta menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir .
banjir tersebut terutama menggenangi ruas jalan di beberapa wilayah Jakarta .
Hujan melanda sejumlah wilayah di Jakarta, Sabtu (18/1/2020) pagi.
Akibatnya sejumlah ruas jalan di ibu kota kembali tergenang air.
Dikutip dari media sosial TMC Polda Metro Jaya sejumlah ruas jalan yang tergenang antara lain :
• PSI Duga ada Pengaburan Isu Banjir, Bahas Anggaran TOA Rp 4 M Singgung Formula E Rp 300 M sudah Cair
• Banjir Sebenarnya Bisa Diatasi, Dewi Tanjung Beber Kenapa Anies Layak Lengser, Pendukungnya Dikritik
• Muncul Video Pendemo Anies Ngaku Dibayar Rp100ribu, Dewi Tanjung: Jangan Samakan Kami dengan Sebelah
• Banjir Sebenarnya Bisa Diatasi, Dewi Tanjung Beber Kenapa Anies Layak Lengser, Pendukungnya Dikritik
1. Pukul 00:58 banjir sekitar 30 cm di depan Parkiran Pemda Jalan Cengkeh Jakarta Barat.
2. Pukul 06.33 WIB, banjir di sekitar Kemandoran Jakarta Selatan.
3. Pukul 06.20 WIB, terjadi genangan air di deoan Universitas Atmajaya arah Semanggi.
4. Pukul 06.20 WIB, genangan air sekitar 20 cm di simpang Slipi arah Slipi jaya.
5. Pukul 06.07 WIB, genangan air di Sekitar Cipulir Jakarta Selatan.
Waspada Hujan Petir
Berdasarkan prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 siang nanti, hujan lokal terjadi di wilayah Jakbar, Jaksel, dan Jaktim, sedang cuaca berawan di Jakpus, Jakut, dan Kepulauan Seribu.
Pada prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 malam nanti, seluruh wilayah di Jakarta berawan.
Lalu pada prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 dini hari, hujan lokal terjadi di Jakut, hujan ringan di Kepulauan Seribu, sedang cuaca berawan di Jakbar, Jakpus, Jaksel, dan Jaktim.
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situsnya bmkg.go.id pada prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 menyampaikan peringatan dini potensi hujan disertai petir di wilayah Jaksel dan Jaktim.
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hari," tulis BMKG dalam situsnya.
Secara keseluruhan dari prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu 18 Januari 2020, rentang suhu udara Jakarta berkisar 24-32 derajat Celsius.
Hujan Guyur Bogor pada Siang Nanti
Sementara itu prakiraan cuaca di Bodetabek Sabtu 18 Januari 2020 siang nanti, hujan ringan guyur Bogor, cuaca berawan terjadi di Depok dan Bekasi, sedang Tangerang diprediksi cerah berawan.
Lalu dari prakiraan cuaca di Bodetabek Sabtu 18 Januari 2020 malam nanti, hujan lokal terjadi di Depok, cuaca berawan di Bogor dan Bekasi, sedang cuaca cerah berawan terjadi di Tangerang.
Begitupun pada prakiraan cuaca di Bodetabek Sabtu 18 Januari 2020 dini hari nanti, hujan lokal terjadi di Depok dan Bekasi, sedang cuaca berawan terjadi di Bogor dan Tangerang.
Pihak BMKG pada prakiraan cuaca di Bodetabek Sabtu 18 Januari 2020 tidak menyampaikan peringatan dini hujan disertai kilat/petir di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi, tapi di sebagian wilayah Jawa Barat.
"Waspada hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angina kencang di wilayah Bandung, Subang, Tasikmalaya pada sore hingga malam hari ," tulis BMKG dalam situsnya
Berdasarkan prakiraan cuaca di Bodetabek Sabtu 18 Januari 2020, suhu udara di Bogor 22-30 derajat Celsius, Depok 22-31 derajat Celsius, Tangerang 24-32 derajat Celsius, dan Bekasi 22-33 derajat Celsius.
Puncak musim hujan belum terjadi
Puncak Hujan Februari-Maret
BMKG menjelaskan bahwa saat ini wilayah Pulau Jawa serta Bali telah memasuki musim penghujan.
Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin mengatakan, puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Februari hingga Maret 2020.
"Puncak musim hujan kita prediksikan pada periode Februari-Maret," tutur miming saat berbicara di KompasTV, Rabu (1/1/2020) sore.
Namun demikian, dikatakan Miming, curah hujan pada bulan Januari nanti juga cukup potensial tinggi.
• Gugatan untuk Anies Baswedan Tak Main-main, Lalai Soal Banjir Jakarta, Segini Nilai Ganti Rugi
• Aksi di Balai Kota DKI Jakarta Ricuh, Massa Pro dan Anti Anies Baswedan Bersitegang, Ini Kejadiannya
• Banjir Jakarta, 600 Warga Ajukan Class Action, Komentar Ahok soal Gugatan terhadap Anies Baswedan
• Suarakan Dukung Anies Baswedan dan Minta Gubernur Mundur, Dua Kubu Besebrangan Demo di Balaikota DKI
"Dan ini tentunya kondisi curah hujan ekstrem masih cukup potensial dari bulan januari kemduian bulan februari lalu Maret sebagai puncak musim hujan yang harus diwaspadai," terangnya.
Artinya bahwa kejadian hujan dengan intensitas lebat itu akan lebih sering terjadi pada hari-hari di bulan tersebut.
"Jadi antara periode antara bulan februari hingga maret kejadian hujan lebat akan lebih sering terjadi," jelas Miming.