Selasa, 5 Mei 2026

Parkir Pelabuhan Semayang Punya Potensi Besar, DPRD Balikpapan Minta Kontribusi Pelindo

DPRD Kota Balikpapan menilai Pelabuhan Semayang Balikpapan memiliki potensi besar untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir

Tayang:
Tribunkaltim.Co/miftah Aulia Anggraini
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz saat ditemui Tribunkaltim.co. 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- DPRD Kota Balikpapan menilai Pelabuhan Semayang Balikpapan memiliki potensi besar untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir yang sempat mengalami penurunan.

Pasalnya, diketahui saat ini lokasi parkir pelabuhan yang berada di bawah naungan PT. Pelindo masih belum bisa dikelola oleh pihak Pemerintah Kota Balikpapan.

Hal tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz. Ia mengatakan PT Pelindo belum memiliki kontrubusi.

"Pelabuhan Semayang punya Pelindo belum ada kontribusinya ke daerah.

Mestinya tidak seperti itu, itu sama saja negara dalam negara, jadi tidak boleh," ujar Thohari Aziz saat ditemui Tribunkaltim.co.

Terkait Penangkapan Kedua Pengasuh, Kepala PAUD di Samarinda Ini Berkaca-kaca, Ini Jawabannya

Kasus Balita Tewas tanpa Kepala, tak Ada Tindak Pidana, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka karena Ini

Update Jumlah Korban Terdampak Kebakaran Pasar Lingkas Batu Tarakan Capai 466 Jiwa

Hanya Jadi Barang Rongsokan, Lampu Hias di Bundaran Hotel Mesra Samarinda Akhirnya Dibongkar

Menurutnya, PT. Pelindo juga turut menikmati fasilitas yang ada di Kota Balikpapan.

Seperti misalnya menggunakan fasilitas jalan raya, atmosfer hilir mudiknya manusia di pelabuhan, dan lain-lain.

Maka itu, Thohari Aziz pun telah meminta Komisi II DPRD Kota Balikpapan untuk kembali memanggil Pelindo agar dilakukan Rapat Dengan Pendapat (RDP).

Tak ketinggalan, ia pun turut meminta Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Perhubungan untuk ikut terlibat dalam pembahasan itu.

Nantinya, ia akan mempertanyakan mengapa PT Pelindo seperti itu, sebab menurutnya perusahaan tersebut harus memiliki kontribusi lebih bagi Kota Balikpapan.

"Jika mereka pakai payung hukum, kita pun juga punya payung hukum, bahwa perusahaan itu beroperasi di wilayah Balikpapan,

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved