Ada Dugaan Pembuhan Berencana Terhadap Lina Mantan Istri Sule, Hasil Autopsi Akan Diungkap

Ada dugaan pembuhan berencana terhadap Lina mantan istri Sule, hasil autopsi akan diungkap.

Instagram
Ada Dugaan Pembuhan Berencana Terhadap Lina Mantan Istri Sule, Hasil Autopsi Akan Diungkap 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada dugaan pembuhan berencana terhadap Lina mantan istri Sule, hasil autopsi akan diungkap.

Hasil autopsi jenazah Lina mantan istri Sule dapat diketahui setelah 14 hari setelah proses autopsi berlangsung.

Sebelumnya, jenaza Lina diautopsi pada Kamis (9/1/2020) menindaklanjuti laporan Rizky Febian kejanggalan kematian sang ibu.

Rizky Febian putra dari pasangan Sule dan mendiang Lina Jubaedah sempat mencurigai adanya luka lebam pada jenazah sang ibu, yang meninggal dunia pada 4 Januari 2020 lalu.

Merasa terdapat kejanggalan pada tubuh jenazah ibunya, Rizky Febian lantas mendatangi Polrestabes Bandung pada 6 Januari 2020 guna membuat laporan kepada polisi atas kematian ibunya.

Menanggapi laporan dari Rizky Febian, pihak kepolisian pun menindaklanjuti dan mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian Lina Jubaedah.

Hasil Autopsi Lina Mantan Istri Sule Akan Diungkap, Polisi Periksa Dokter dan Perawat Rumah Sakit

Dugaan Kematian Tak Wajar Lina eks Sule Dijawab Polisi, Lihat Hasil Otopsi, 17 Saksi dan Olah TKP

Selidiki Kematian Lina Polisi Pakai Pasal Pembunuhan Berencana, Jari Mantan Istri Sule Membiru

Teddy Lebih Percaya Bayinya dengan Lina Diasuh Putri Delina Dibanding Rizky Febian, Begini Alasannya

Sebelumnya, Polrestabes Bandung langsung mendatangi kediaman Teddy, suami baru mendiang Lina Jubaedah, pada 8 Januari 2020.

Rumah tersebut berada di Kompleks Margahayu Raya, Jalan Neptunus Tengah, Kota Bandung, Jawa Barat.

Polisi pun menggali keterangan dari Teddy sekaligus mengambil beberapa barang bukti.

Barang bukti tersebut diantaranya rekaman CCTV rumah, ponsel milik Teddy dan almarhummah Lina.

Selain itu, jenazah mendiang mantan istri Sule sudah diautopsi pada 10 Januari 2020.

Meilansir dari Kompas.com, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, sesuai mekanisme autopsi, prosesnya akan selesai 14 hari.

Ia berjanji akan mengumumkan hasil autopsi setelah 14 hari.

"Belum, dari hasil autopsi belum (ada) jadi kalau pun ada (hasil autopsi) akan kami rilis nanti," kata Saptono.

Halaman
1234
Sumber: Suar.id
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved