Warga Malaysia Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Dinas Kesehatan Kaltara Minta Masyarakat Waspada
Warga Malaysia dikabarkan terjangkit Virus Corona, Dinas Kesehatan Kaltara minta masyarakat waspada.
Usman juga mengingatkan petugas di bandara maupun pelabuhan, agar lebih berhati-hati. Seperti dengan penggunaan masker dan sarung tangan, ketika melayani penumpang dari luar negeri.
"Kalau ada gejala virus corona segera bawa ke rumah sakit. Kita tentu berharap, semoga tidak ada yang terjangkit virus corona di Kaltara," tutupnya.
Pakai Masker
Pengamatan Tribun di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dan Bandara APT Pranoto, Samarinda, beberapa penumpang menggunakan masker.
Menurut Aji Muhammad Arif Ferdi, 33, penumpang di APT Pranoto mengaku menggunakan masker untuk berjaga-jaga.
"Iya mas, apalagi sempat ramai di medsos (media sosial). Jadi buat jaga-jaga (pakai masker," kata Arif di Ruang Tunggu Bandara APT Pranoto Samarinda yang akan berangkat ke Jakarta, Minggu (26/1).
Arif berharap, berita virus Corona tidak dijadikan bahan netizen menyebarkan hoaks. Karena dapat menganggu kenyamanan masyarakat.
"Saya sempat baca juga di medsos, katanya ada yang kena. Padahal kan nggak ya," kata Arif.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi kaltim tak ingin kecolongan wabah virus Corona. Meski saat ini Kaltim dipastikan bebas dari Corona, langkah antisipasi tetap dilakukan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim, Soeharsono saat dihubungi Tribun, Minggu (26/1) mengatakan, pihaknya sudah meminta KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan memasang thermal scanner di semua bandara.
• Mario Gomez Senang Arema FC Alami Perubahan Ini, Dua Pemain Asing Plus Jonathan Bauman akan Datang?
• Maret 2020, Hesandra Indonesia Luncurkan Motif Kesultanan Kutai, juga Ikut Fashionweek Negara Lain
• Beberkan Kebiasaan Buruk Lina Mantan Istri Sule, Teddy Yakin Kematian Istrinya Sudah Takdir
"Kami sudah meminta KKP memasang Thermal Scanner di Bandara APT Pranoto Samarinda, dan Bandara Sepinggan di Balikpapan," kata Soeharsono.
Pemasangan thermal scanner dilakukan untuk mendeteksi setiap orang yang keluar dan masuk. Apakah terdapat gejala panas tinggi menyerupai gejala awal terdampak virus Corona.
"Terutama penumpang yang berasal dari luar negeri yang terjangkit virus Corona," lanjutnya.
Jika ditemukan, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut. Dinkes Kaltim telah melakukan kerja sama dengan dua rumah sakit, yakni RSUD AW Syahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.
"Sampai hari ini belum ada ya, yang terindikasi terkena virus itu (Corona)," ungkap Soeharsono. Selain memasang Thermal Scanner, Dinkes Kaltim, KKP, pihak rumah sakit, hingga Badan Intelejen Negara bakal mengadakan rapat koordinasi pada Selasa mendatang (28/1).
"Tujuannya ya membahas lebih lanjut langkah antisipasinya. Apalagi Balikpapan dan Samarinda kan juga dilalui penumpang dari negara yang terjangkit. Iya betul (tidak mau kecolongan," kata Soeharsono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/para-penumpang-pesawat-silk-air-dari-luar-negeri-tiba-di-balikpapan.jpg)