China Klaim 63 Orang Sembuh dari Virus Corona, Bagaimana di Indonesia? Begini Penjelasan Kemenkes

China klaim 63 orang sembuh dari Virus Corona, Bagaimana di Indonesia? begini penjelasan Kemenkes

Tribunkaltim.co/Alfian
ILUSTRASI - Pihak rumah sakit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ( TNI AL ) Ilyas Tarakan, Kalimantan Utara, menggelar simulasi penanganan pasien Virus Corona, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO - China klaim 63 orang sembuh dari Virus Corona, Bagaimana di Indonesia? begini penjelasan Kemenkes.

Kabar terbaru dari China, Virus Corona telah menginfeksi 7.711 orang.

Virus ini mematikan, hingga WHO telah menetapkan Virus Corona sebagai darurat global.

Tercatat Angka kematian akibat Virus Corona Wuhan mencapai 213.

Provinsi Hubei dikabarkan sebagai wilayah yang paling banyak melaporkan jumlah kematian.

Namun baru-baru ini, Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan, sedikitnya 63 orang yang sebelumnya terinfeksi Virus Corona Wuhan (2019-nCoV) dinyatakan sembuh.

Lantas timbul pertanyaan besar apakah itu tandanya sudah ditemukan obat penyakit dari Virus Corona dan pasien benar-benar berhasil sembuh?

Video Viral di WhatsApp Grup, RSUD Abdul Rivai Berau Tegaskan Tak Rawat Pasien Positif Virus Corona

Virus Corona Ditetapkan Darurat Dunia, hingga Reaksi Presiden Jokowi Terhadap WNI di Hubei

Tangkal Virus Corona, Dinas Tenaga Kerja Beber Data TKA di Bontang, Ada 242 Berasal dari China

RESMI WHO Umumkan Status Darurat Internasional Virus Corona, Lampaui Wabah SARS di China 2002-2003

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada obat untuk Virus Corona.

"51 sudah dilaporkan oleh WHO juga, kepada WHO dan kita sedang mengikuti (perkesembuh) sembuhnya kenapa," kata Anung dalam acara Forum Merdeka Barat: Antisipasi Penyebaran Corona, Gedung Kominfo Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Anung menduga, sembuhnya pasien tersebut adalah karena self limiting disease, atau penyakit sembuh dengan sendirinya.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved