Kepergok Curi Burung di Permukiman, Dua Remaja jadi Bulan-bulanan, Motor Remaja Itu Dibakar Warga

Dua remaja yakni MA (16) berstatus putus sekolah dan MZ (17) masih berstatus pelajar menjadi bulan-bulanan warga, setelah mencuri burung di permukiman

Tribunkaltim.co, Budi Dwi Prasetyo
Kendaraan yang digunakan pelaku dengan nopol KT 2339 S jenis Honda Beat warna merah yang dibakar oleh warga di Jalan Kapten Soedjono Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan, Selasa (4/2/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua remaja yakni MA (16) berstatus putus sekolah dan MZ (17) masih berstatus pelajar menjadi bulan-bulanan warga, setelah mencuri burung di permukiman warga kawasan kelurahan Sungai Kapih, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kejadian tersebut berawal pada Senin (4/2/2020) sekitar pukul 05.00 Wita, kedua remaja tersebut mengambil seekor burung dalam sangkar, di salah satu rumah warga.

Kemudian usai mengambil, kedua pelaku keluar dari permukiman tersebut dan kepergok oleh penjaga malam dan warga sekitar.

Seketika itu para pelaku kaget dan kabur dengan membawa sangkar yang berisi burung, Namun kendaraan yang mereka gunakan dengan nopol KT 2339 S jenis Honda Beat warna merah tertinggal.

Para pelaku tertangkap warga saat di Jalan Kapten Soedjono Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan.

Karena warga geram seketika itu juga membakar motor yang digunakan kedua pelaku dan sempat menjadi bulan-bulanan warga, beruntung saat itu petugas datang dan mengamankan pelaku.

Baca Juga;

Mantan Walikota Balikpapan Wafat, Cerita Anak Buah Prabowo Subianto Diberi Beasiswa ke Australia

BREAKING NEWS Mantan Walikota Balikpapan Tjutjup Suparna Wafat Pukul 03.00 Wita di RSKD Balikpapan

Wanita Penyebar Berita Hoax Virus Corona Akhirnya Ditahan, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Tjutjup Suparna Wafat, Wakil Walikota Rahmad Masud Merasa, Kota Balikpapan Tengah Kehilangan Tokoh

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Iptu Abdillah Dalimunthe mengatakan untuk kedua pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Samarinda Kota, Jalan Bhayangkara.

"Kami masih menunggu dari korbannya untuk melapor ke Polsek," tandasnya

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved