Rabu, 8 April 2026

KKP Samarinda Sikapi Virus Corona, Kepala Kantor Beber Sebelum Merebak Saja, Kami Sudah Siap

KKP kelas IIA Samarinda, Sabilal Rasyad memastikan pihak terus mengantisipasi penyebaran virus Corona ke Kalimantan Timur.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ Purnomo Susanto
OPERASIKAN THERMOSCAN - Petugas KKP Samarinda saat melakukan pendeteksian suhu tubuh menggunakan thermoscan, pada Kamis (23/1/2020), di pintu kedatangan Bandara APTP Samarinda, Kelurahan Sei Siring, Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) kelas IIA Samarinda, Sabilal Rasyad memastikan pihak terus mengantisipasi penyebaran virus Corona ke Kalimantan Timur.

Hal itu diungkapkan Sabilal, usai mengikuti rapat koordinasi terkait antisipasi penyebaran Corona, yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Kamis (6/2/2020).

Sabilal memulai penjelasannya tentang Badan Kesehatan Dunia PBB, WHO, telah menyatakan darurat internasional terkait wabah virus corona yang mematikan. 

"Sehingga, sebelum merebak saja kami sudah siap. Artinya, standar SOP telah kami lakukan walaupun tidak ada virus corona, apalagi kalau ada," ungkap Sabilal kepada sejumlah awak media.

Saat ini menurut Sabilal, penguatan pengawasan untuk antisipasi penyebaran virus corona harus digencarkan.

Mulai dari dinas kesehatan, rumah sakit, agen pelayaran, termasuk perusahaan, terutama yang memiliki tenaga kerja asing (TKA).

Baca Juga:

 Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR

 Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021

Sabilal juga memberikan gambaran tentang SOP hilir mudik kapal kepada sejumlah awak media.

"Sebelum kapal masuk, mereka sudah menyampaikan kita, namanya Maritim Declaration of Health," kata Sabilal.

Untuk rangkaian pemeriksaan, pihak terkait lalu memeriksa penumpang kapal. Terutama jika ada yang mengalami sakit, dengan ciri mirip dengan dampak corona.

"Kita cek satu per satu orang di kapal. Kalau tidak ada (yang terdeteksi), ya Alhamdulillah," lanjutnya.

Tak hanya manusia, KKP kelas IIA Samarinda juga memeriksa kapal, terutama yang dari luar negeri.

Hingga pekan pertama, terdapat 90 kapal yang keluar masuk wilayah KKP Samarinda, dari luar negeri.

Wilayah KKP Samarinda meliputi Samarinda, Bontang, Sangatta, dan Sangkulirang.

Kemudian, sepanjang 2019, tercatat 1989 kapal hilir mudik di wilayah KKP Samarinda, dari luar negeri.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved