Ibu Kota Baru

Bupati Ingin Semua Wilayah Penajam Masuk Ibu Kota Baru tak Ada Pemekaran, Tangkal Konflik Sosial

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud inginkan wilayahnya di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur masuk dalam kawasan ibu kota baru.

Bupati Ingin Semua Wilayah Penajam Masuk Ibu Kota Baru tak Ada Pemekaran, Tangkal Konflik Sosial
Tribunkaltim.co, Heriani AM
Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud atau AGM. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud atau yang biasa disapa AGM inginkan wilayahnya di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur masuk dalam kawasan ibu kota baru

Kepada Tribunkaltim.co, Bupati Penajam usulkan tidak perlu ada lagi pemekaran daerah jadi ibu kota baru

Daerah Penajam Paser Utara sebaiknya masukan saja dalam satu kawasan ibu kota baru negara Indonesia. 

Menurut Bupati ada hal yang bisa bermanfaat dengan adanya penetapan Penajam Paser Utara masuk dalam kawasan Ibu Kota Negara Indonesia. 

Rencana pemindahan ibu kota baru terus dibahas. Rencana ibu kota baru berada di Kalimantan Timur bagian Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kali ini Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud ( AGM ) mengusulkan ke Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kepala BPN RI Sofyan Djalil.

Untuk memasukkan seluruh wilayah Penajam Paser Utara ke dalam kawasan ibu kota baru atau Ibu Kota Negara ( IKN ) Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan AGM kepada awak media usai melantik Kades Binuang dan Sukaraja di Kantor Bupati Penajam Paser Utara. Kamis, (6/2/2020).

Dikatakan AGM, dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan Menteri ATR/BPN RI.

Dan menjelaskan bahwa hampir sebagian wilayah Penajam Paser Utara masuk dalam kawasan Ibu Kota Negara.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved