Ini Kriteria WNI eks ISIS yang Bisa Kembali ke Tanah Air, yang Masih Memungkinan Direhabilitasi

Ini kriteria WNI eks ISIS yang bisa kembali ke Tanah Air, umur 14 tahun bisa bongkar pasang senjata

Ini Kriteria WNI eks ISIS yang Bisa Kembali ke Tanah Air, yang Masih Memungkinan Direhabilitasi
AFP/Delil Souleiman
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini kriteria WNI eks ISIS yang bisa kembali ke Tanah Air, umur 14 tahun bisa bongkar pasang senjata

Wacana pemulangan sekitar 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia, masih menuai polemik.

Kendati secara pribadi Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan menolak masuknya WNI eks ISIS.

Wapres Maruf Amin yang berlatar Ketua MUI diperkirakan bisa menjadi aktor kunci polemik pemulangan WNI eks ISIS, ini.

Pro dan kontra isu pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota ISIS terus bergulir.

Ada yang setuju dipulangkan dengan catatan dan juga sebaliknya, menolak secara tegas.

WNI eks ISIS Ini Berhasil ke Indonesia, Bongkar Soal Khilafah, Penggal Kepala, Janji Bawa Anak Istri

Waspada, Meski Ditolak, WNI eks ISIS Bisa Masuk Indonesia Lewat Cara Ini, Maruf Amin Jadi Kunci

Demi Proyek 5 Tahun Ini, Anies Baswedan Rela Menghadap Khusus ke Jokowi, Bukan Soal Banjir Jakarta

KSAD Jenderal Andika Perkasa Murka, Menantu AM Hendropriyono Merasa Kecolongan Ulah Prajurit TNI Ini

Pengamat terorisme Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib, mengatakan langkah pemerintah baik memulangkan atau tidak sama-sama memiliki risiko.

Jika wacana kepulangan benar direalisasikan, maka ada segudang pekerjaan rumah yang masih dimiliki Pemerintah Indonesia.

Ridlwan membeberkan saat ini program deradikalisasi dari pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) belum siap menerima WNI eks ISIS.

Ia mencontohkan adanya mantan narapidana terorisme yang masih melakukan aksi teror.

Halaman
1234
Penulis: Rafan Arif Dwinanto
Editor: Rita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved