CPNS 2019
Tak Cuma Joki yang Bakal Kena Diskualifikasi, Peserta CPNS Harus Perhatikan Ini Saat SKD
Tak cuma joki yang bakal kena Diskualifikasi, peserta CPNS harus perhatikan ini saat SKD
Kalau Passing Grade kita jatuhkan, SDM aparatur kembali mundur.
Kita ingin maju,” tutur Syafruddin kala itu. Sebelumnya, tingkat kelulusan SKD para CPNS di bawah 10 persen.
Artinya, kurang dari 10 persen saja CPNS yang mendapatkan nilai sesuai Passing Grade.
Memaksakan kelulusan berdasarkan ranking akan meloloskan juga CPNS yang sesungguhnya tidak lulus passing grade.
Dengan kebijakan ini, Syafruddin mencontohkan, jika suatu institusi kementerian memerlukan 100 PNS baru, akan diambil 300 orang dengan ranking tertinggi untuk mengikuti seleksi berikut, yakni seleksi bidang.
Dari seleksi tahap kedua ini akan dipilih satu orang.
Langkah ini, menurut Syafruddin, jalan keluar terbaik. Badan Kepegawaian Negara ( BKN )yang akan mengumumkan secara teknis.
Presiden pun, tambah Syafruddin, sudah mendapat laporan.
• Gagal di SKD, Pelamar CPNS 2019 Jangan Sedih Dulu, Ini Kabar Baik BKN tentang Peserta SKB
• Pelamar CPNS yang Lulus di 1 Instansi Pusat Ini Siap-siap Jadi Penduduk Ibu Kota Baru, di Kalimantan
• Pelamar CPNS 2019 yang Merasa Gagal di SKD Jangan Sedih Dulu, Ada Kabar Baik BKN tentang Peserta SKB
• Kabar Baik/Buruk? CPNS yang Lulus di 1 Instansi Ini Siap-siap Jadi Penduduk Ibu Kota Baru, di Kaltim
Plt. Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN), Paryono, mengungkapkan untuk penyelenggaraan SKD tahun ini, pihaknya menjamin kejadian gugur massal karena TKP tak akan terulang.
"Jadi soal itu (TKP) kan sudah disesuaikan, sudah diujicobakan tingkat kesulitannya. Kita sudah uji cobakan di Jakarta," jelas Paryono kepada Kompas.com, Senin (26/1/2020).
Selain itu, lanjutnya, Kemenpan RB juga sudah menurunkan Passing Grade.
Sehingga, risiko banyak peserta yang gagal di ujian TKP di tahun ini akan jauh berkurang.
" Passing Grade juga diturunkan. Tidak setinggi tahun lalu, jadi tidak sampailah (gugur massal lagi)," ungkap Paryono.
Dia menuturkan, mengerjakan soal TKP sendiri sebenarnya memiliki trik tersendiri.
"Turunkan ego, sehingga kita bisa tahu mana jawaban yang cocok dengan pertanyaan yang diajukan. Intinya jawaban yang paling ideal," kata Paryono.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/peserta-tes-cpns-di-kukar.jpg)