Mahasiswa Desak Penyidik Kejati Kaltim Panggil Pejabat dalam Dugaan Korupsi Perusda AUJ Bontang
Gabungan Mahasiswa Peduli Uang Rakyat (Gempur) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur ( Kejati Kaltim )
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -- Gabungan Mahasiswa Peduli Uang Rakyat (Gempur) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur ( Kejati Kaltim ) pada Kamis (12/2/2020).
Mereka menuntut agar pengungkapan kasus rasuah di Perusda Aneka Usaha dan Jasa ( Perusda AUJ ) di Bontang dibuka ke publik.
Ada tiga tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa.
Yakni penyidik dituntut melalukan percepatan pengungkapan kasus korupsi yang telah merugikan negara Rp 8 miliar ini.
Kemudian, pendemo juga meminta para pihak yang sudah diperiksa diungkap ke publik.
Tuntutan ketiga penyidik diminta segera memanggil pejabat yang terlibat dari perkara rasuah ini.
Baca Juga:
• Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR
• Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021
"Panggil pejabat dari eksekutif dan legislaytif yang terlibat dari korupsi ini," ujar pendemo saat berorasi di depan kantor Kejati, jalan Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang.
Pantauan tribun, ada sekitar puluhan pendemo yang membawa spanduk berorasi di depan Kantor Kejati.
Mereka secara bergantian berorasi dengan pengawalan dari petugas kepolisian.
Baca Juga:
• Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi
• Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim
• Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim
• Kalimantan Timur jadi Ibu Kota Negara, Permintaan Properti Ternyata Belum Signifikan
Untuk informasi, kasus korupsi dana penyertaan modal dari Pemkot Bontang ke Perusda AUJ senilai Rp 16,9 miliar telah menetapkan tersangka.
Mantan direktur Perusda AUJ, Dandi Prio Anggono ditangkap petugas setelah sempat buron beberapa tahun.
Tolak Penyertaan Modal
Berita sebelumnya. Terjerat Korupsi 2014-2015, Perusda AUJ Bontang tolak tawaran penyertaan modal pemerintah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gempur-kejati-kaltimmm.jpg)