Selasa, 14 April 2026

Cari Mangsa Lewat Facebook, Begini Predator Anak Asal Tulungagung Jerat Korban di Bawah Umur

Cari Mangsa Lewat Facebook, Begini Predator Anak Asal Tulungagung Jerat Korban di Bawah Umur

Tribun Jatim/Luhur Pambudi
Hasan dan Hendri saat digiring oleh Anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (20/2/2020).Cari Mangsa Lewat Facebook, Begini Predator Anak Asal Tulungagung Jerat Korban di Bawah Umur 

Cari Mangsa Lewat Facebook, Begini Predator Anak Asal Tulungagung Jerat Korban di Bawah Umur

TRIBUNKALTIM.CO - Polda Jatim mengamankan Hendri Mufida (32), predator anak asal Tulungagung, Jawa Timur.

Hendri yang tergabung dalam komunitas penyuka sesama jenis di Tulungagung ini telah memperdaya tiga korban yang masih di bawah umur untuk memuaskan nafsunya.

Hendri mencari mangsa lewat Facebook dan mengajaknya kopi darat.

Korban Pelecehan Asusila Oknum Mahasiswa di Balikpapan jadi 8 Orang, Rata-rata Kalangan Wanita Muda

Siswi SD Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Pria Bermasker di Tepi Jalan, Ini Cara dan Modus Pelaku

Green Day Donasikan Royalti Lagu Oh Yeah, Terungkap di Baliknya Ada Kisah Pelecehan Seksual

Sama Kerja di Pesawat, Said Didu Ungkap Betapa Bahaya Kasus Pelecehan Pramugari Bila tak Dituntaskan

Hendri Mufida (32), predator anak asal Tulungagung, dicokok Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (3/2/2020).

Kasubdit IV Renakta Ditreskrismum Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono mengungkap modus yang dilancarkan Hendri dalam menggaet anak di bawah umur agar mau diajaknya kencan.

Pelaku sejak awal mengenal para korbannya melalui media sosial Facebook (FB).

Setelah beberapa kali salam dan sapa berujung obrolan panjang di antara keduanya, pelaku akhirnya melancarkan bujuk rayu terselubungnya.

Terungkap, iming-iming uang Rp 150-250 Ribu menjadi jurus pamungkas pelaku memperdaya para korbannya.

"Ada sejumlah uang yang diberikan. Ratusan ribu," katanya di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Kamis (20/2/2020).

Lintar mengungkapkan, tidak ada lokasi pasti bagi pelaku melepaskan birahi kepada para korbannya.

Fakta Lain Kasus Pelecehan Pramugari oleh Direksi Garuda di Era Ari Askhara, Suami Juga Mengizinkan 

Mulai dari Paksa Karaoke & Tak Peduli Bersuami, Yosephine Curhat Pelecehan Pramugari Era Ari Askhara

Terkadang dikediamannya di kawasan Kedungwaru, Tulungagung, dan beberapa kali dilakukan di kediaman korban di Kabupaten Blitar.

"Dia melakukannya di mana aja. Bisa di rumah dia. Bisa di rumah korban," tuturnya.

Kepada penyidik, pelaku mengakui bahwa aksi bejatnya dilakukan pada ketiga korbannya kurun waktu dua tahun.

"Kami bisa ungkap ya yang 2 tahun. Kalau yang sebelumnya kami akan dalami lagi," pungkasnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved