Kebakaran di Samarinda
Sugianto Kaget Rumahnya Dilempar Batu, Ternyata Kebakaran dan Sempat Selamatkan Mobil dan Motor
Korban kebakaran Sugianto kaget rumahnya dilempar batu, ternyata kebakaran dan sempat selamatkan mobil dan sepeda motor
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Korban kebakaran Sugianto kaget rumahnya dilempar batu, ternyata kebakaran dan sempat selamatkan mobil dan sepeda motor
Sugianto (45) warga korban kebakaran di Jalan Selamet Riyadi, Gang Mujahidin Rt 05 Kelurahan Karang Asam Ulu, Kota Samarinda mengaku,
baru tidur sekitar pukul 03.00 pagi setelah mengurus burung peliharaan.
"Saya ingginnya tidak tidur namun karena melihat istri saya, Yuyun (44) pulas tertidur, saya pun ikut tertidur.
Lok kok jam 5 an saat orang berzikir setelah salat subuh rumah saya tiba-tiba digedor dilempari warga yang membangunkan karena ada kebakaran," ucapnya
Setelah terbangun sempat menyelamatkan mobil pick up yang berisi dagangan telur, yang biasa dijual di pasar malam serta satu unit motor.
"Surat surat mobil dan surat motor surat rumah habis terbakar karena saya taruh dalam tas jadi satu paket," jelasnya.
"Saya berterima kasih ke warga dan tetangga yang telah membangunkan. Saya perkirakan sekitar Rp 215 juta kerugian akibat musibah kebakaran ini. Ada juga hasil jualan di pasar malam sebagian juga terbakar." lanjutnya.
BACA JUGA
BREAKING NEWS Memancing di Lubang Bekas Tambang Batu Bara, Pemuda di Samarinda Tenggelam
Jatuh Korban ke-37 di Bekas Lubang Tambang, Jatam Kaltim Sampaikan 10 Tuntutan
Tim SAR Gabungan Gunakan Tiga Metode Mencari Bayu Setiawan Korban Tenggelam di Lubang Bekas Tambang
Kepala Teknik Tambang PT CEM Benarkan Danau Lokasi Korban Tenggelam Masuk Wilayah CEM
Ketua RT 05 Gang Mujahidin jalan Selamet Riyadi , Norhan (48) telah tinggal di Gang Mujahidin selama 35 tahun ini, juga sedang tidur saat musibah terjadi lebih dari 100 meter dari rumahnya.
"Saya lagi tidur tiba-tiba dipanggil dan diketok rumah, dan dikatakan warga ada kebakaran.Saya langsung bangun dan mengecek," ungkapnya.
Akibat musibah kebakaran ini sebanyak 9 rumah dengan 12 kepala keluarga terdiri dari 35 jiwa. Namun mereka harus mencari tempat tinggal sementara karena rumah mereka ludes terbakar.
Saat ini sudah ada posko untuk penanganan maupun tempat bantuan bagi korban kebakaran letaknya di halaman langgar Al Mujahidin tepi Jalan Slamet Riyadi.
Sebelumnya, kebakaran di pemukiman padat Samarinda, 4 rumah dan 3 toko hangus terbakar.
Musibah kebakaran kembali terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Pangeran Untung Suropati Rt 5, Gang Al Mujahidin, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Samarinda.
Sekira pukul 5.30 Wita Minggu (23/2/20) pagi, si jago merah sudah membesar dan melahap sebagian rumah milik warga.
Salah seorang saksi,mengatakankan peristiwa tersebut berawal saat Norhan (55) baru saja usai menunaikan sholat subuh,
tiba-tiba warga lainnya berteriak "kebakaran", lantas berlari menyelamatkan diri dan membawa serta barang berharga miliknya beserta keluarganya.
BACA JUGA
22 Paket Sabu Gagal Edar di Bontang, Polisi Tangkap Pengedar di Loktuan Kalimantan Timur
Dalam Semalam, Polres Kutai Timur Ungkap Empat Kasus Narkoba Sekaligus
Polresta Balikpapan Ungkap Peredaran dan Penyalahgunaan Narkotika, 6 Bandar Sabu Diamankan
Sembunyikan Sabu Dalam Kemasan Makanan Ringan, Dua Remaja di Kota Balikpapan Diringkus Polisi
Api cepat membesar serta melahap rumah warga bermaterial kayu yang mudah tebakar juga membuat api berkobar sangat cepat.
"Api sudah membesar banyak yang berhamburan lari menyelamatkan diri. Tak jelas dari mana asalnya," ungkap Norhan.
Norhan menjelaskan, melihat kobaran api semakin meluas sebagian warga lain di sekitar lokasi kejadian mencoba menyelamatkan barang-barang berharga.
"Banyak dari kami terkejut, tiba-tiba api sangat cepat berkobar," terangnya.
BACA JUGA
BREAKING NEWS Memancing di Lubang Bekas Tambang Batu Bara, Pemuda di Samarinda Tenggelam
Jatuh Korban ke-37 di Bekas Lubang Tambang, Jatam Kaltim Sampaikan 10 Tuntutan
Tim SAR Gabungan Gunakan Tiga Metode Mencari Bayu Setiawan Korban Tenggelam di Lubang Bekas Tambang
Kepala Teknik Tambang PT CEM Benarkan Danau Lokasi Korban Tenggelam Masuk Wilayah CEM
Mendengar adanya laporan tim gabungan dari unsur Dinas Pemadam Kebakaran kota Samarinda, BPBD Samarinda, Balakarcana serta Relawan bergegas langsung menuju titik lokasi dan melakukan pemadaman.
Tim gabungan menurunkan armada 10 unit mobil tangki dan 10 unit mesin portable untuk memadamkan api hingga akhirnya sekitar 40 menit kemudian api mulai dapat dikendalikan dan akhirnya dilakukan pembasahan di lokasi kejadian.
Dari data sementara, akibat dari kejadian ini setidaknya sekitar empat rumah tunggal serta tiga bangunan toko yang berada di pinggir jalan hangus dilahap si jago merah.
Bangunan tersebut milik delapan kepala keluarga dengan jumlah jiwa 22 orang, tak ada korban jiwa. (TribunKaltim.co / Budi Dwi Prasetiyo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/relawan-melakukan-pembasahan.jpg)