5 Orang Diisolasi Dicurigai Terpapar Virus Corona, RSUD Abdul Wahab Sjahranie Tak Ingin Komentar

5 orang diisolasi karena dicurigai terpapar Virus Corona, namun RSUD Abdul Wahab Sjahranie belum ingin berkomentar

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/purnomo susanto
RUANG ISOLASI TULIP - RUANG ISOLASI TULIP - Apabila nantinya ditemukan pasien pengidap virus Corona, maka akan dirawat di Ruang Isolasi Tulip, RSUD AWS Samarinda. Terlihat perawat saat mengakses ruang isolasi ini., maka akan dirawat di Ruang Isolasi Tulip, RSUD AWS Samarinda. Terlihat perawat saat mengakses ruang isolasi ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -5 orang diisolasi karena dicurigai terpapar Virus Corona, namun RSUD Abdul Wahab Sjahranie belum ingin berkomentar

Heboh warga Kota Samarinda karena adanya informasi beredar, bahwa ada 5 orang warga Samarinda telah sempat diisolasi, di Ruang Tulip, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda karena terpapar Virus Corona.

Pasalnya, informasi ini disampaikan Pemerintah Kota Samarinda melalui Sekretaris Daerah  Sugeng Chairuddin usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terkait kewaspadaan Covid 19 atau Virus Corona, kemarin.

Hal tersebut juga tidak dibantah Walikota Samarinda Syaharie Jaang. Namun, melalui dua pejabat teras Samarinda tersebut menegaskan, tidak satupun dari kelimanya dinyatakan positif Virus Corona.

Mencoba memastikan kebenaran informasi tersebut, awak Tribunkaltim.co mencoba menkonfirmasi kepada RSUD AWS Samarinda.

Baca Juga

Ayu Ting Ting Overprotektif Sama Keluarga, Larang Ayah Kerja, Liburkan Sekolah Anak Gara-gara Corona

Antisipasi Virus Corona, Pupuk Kaltim Periksa Kapal Asing Sebelum Berlabuh di Dermaga Perusahaan

Kekecewaan Pasien Diungkap, Ketua RT Sayangkan Sikap Jokowi Saat Umumkan 2 Warganya Positif Corona

Melalui saluran telepon, Humas RSUD AWS Samarinda, dr Arysia Andhina mengungkapkan, rumah sakit tempat ia mengabdi belum bisa memberikan komentar terkait informasi dari Pemkot Samarinda.

“Assalamualaikum, kepada kawan-kawan. Terkait statement dari Pak Jaang (Walikota Samarinda), dan Pak Sugeng (Sekdakot Samarinda), kami dari pihak RSUD AWS Samarinda,

tidak akan mengeluarkan statement apapun. Mohon pengertiannya. Terimakasih,” ujarnya melalui pesan pendek WhatsApp.

Sebelumnya,  5 warga Samarinda sempat dalam pemantauan dan dinyatakan negatif dari Virus Corona.

Perihat tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Samarinda Syaharie Jaang, setelah mengikuti rapat koordinasi Fasyankes terkait kewaspadaan Covid 19, di ruang rapat utama balai kota Samarinda, Rabu (4/3/2020).

Syaharie Jaang mengungkapkan ada lima orang yang sempat dalam pemantauan, ia belum bisa menyampaikan secara detail.

"Kami tidak bisa sebutkan, yang jelas lima orang dalam pemantauan dan dinyatakan negatif corona, itu saja," ucapnya.

Hal yang sama disampaikan oleh PLT dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasi mengungkapkan, sebelumnya ada lima warga yang dalam pantauan dan langsung dikirim agar mendapat kepastian hasilnya.

"Artinya ada lima yang dalam pantauan dan negatif, diperiksa di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) di Jakarta dalam satu kali 24 jam sudah ada hasilnya yaitu negatif," ucapnya.

Ia percaya saat ini di Samarinda tidak ada pasien yang dipantau atau dalam pengawasan.

"Sekarang tugas kita, bagaimana kita menggerakkan kewaspadaan terhadap virus itu," pitanya.

Sementara itu Sekertaris Daerah kota Samarinda Sugeng Chairuddin mengungkapkan bahwa mereka sempat diperiksa di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syaranie (RSUD AWS), dan diisolasi di sana dan sampelnya di bawa ke Jakarta.

"Mereka diperiksa, diisolasi dan diambil sempelnya di AWS itu minggu-minggu ini,"

"Dicurigainya mereka karena mungkin dia pernah kontak langsung, atau bekerja di luar, datanya masih belum diketahui karena saya tidak pegang itu," ucapnya. (*)

Baca Juga

PSI Kritik Anies Baswedan, Jangan Gengsi Batalkan Formula E Demi Kesehatan Jakarta dari Virus Corona

Waspada Virus Corona, RSUD RAPB PPU Siapkan Ruang Transit Bagi Pasien Suspect di Penajam Paser Utara

Ketua PHPI Sebut 2 Warga Depok Positif Corona juga Kabar Baik Indonesia, Terbukti Mampu Mendeteksi

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved