Virus Corona Jangan Diantisipasi Secara Berlebihan, Minta Warga Paser Jangan Panik
Pemerintah Kabupaten Paser meminta agar wabah Virus Corona jangan diantisipasi secara berlebihan, dan minta warga Paser tak panik
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER –Pemerintah Kabupaten Paser meminta agar wabah Virus Corona jangan diantisipasi secara berlebihan, dan minta warga Paser tak panik
Kondisi pasien pria berinisial B (65) yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya Tanah Grogot, Kabupaten Paser
terus membaik dan kemungkinan besar jauh dari dugaan corona seperti diisukan media sosial (medsos).
Karena itu, Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya menghimbau masyarakat Kabupaten Paser untuk tidak panik tetapi harus tetap waspada.
“Antisipasi memang perlu tapi jangan berlebihan,” kata Katsul Wijaya dalam pertemuan bersama wartawan, Jumat malam (6/3/2020).
Didampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser H Hulaimi, Direktur RSUD Panglima Sebaya dr Ida Bagus Ngurah Eka Wesnawa, Kepala DKISP Paser Ahmad Zulfian dan lainnya.
Katsul Wijaya lebih lanjut meminta Kepala Dinkes Paser Amir Faisol melakukan pengawasan dan pemantauan.
Baca Juga
Fakta Mengejutkan Virus Corona, Dokter Temukan Kerusakan Paru-paru, Kombinasi SARS dan AIDS
TERBARU, Berawal dari Makan Malam, Satu WNI di Singapura Positif Virus Corona, Ini Penjelasan KBRI
VIDEO VIRAL Hotel Penampungan Pasien Positif Corona di China Runtuh, 70 Orang Terjebak di Reruntuhan
“Dinkes dan jajaran Puskesmas serta OPD terkait melakukan pengawasan dan pemantauan karena ada warga asing yang bekerja di Paser.
Karena banyaknya pintu masuk ke daerah kita, tentunya kita harus tetap waspada untuk mengantisipasi penularan penyakit ini,” kata Katsul.
Terkait RSUD Panglima Sebaya sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien penyakit menular, termasuk Virus Corona.
Kepada perwakilan Bappedalitbang Paser, Katsul berharap sarana dan prasarana kesehatan di RSUD Panglima Sebaya ditingkatkan.
“Peningkatan fasilitas kesehatan di rumah sakit ini tentunya jadi perhatian pemerintah daerah, baik dari sisi fisik ruangannya maupun peralatannya guna mengantisipasi wabah-wabah penyakit lainnya,” ucapnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Panglima Sebaya dr Ida Bagus Ngurah Eka Wesnawa mengatakan RSUD Panglima Sebaya ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien Virus Corona,
sebagaimana halnya RSUD Panglima Sebaya ditunjuk sebagai pusat rujukan pasien penderita flu burung atau virus H5N1.
Jika seandainya nanti ada penderita terduga corona, maka RSUD Panglima Sebaya sudah siap menanganinya.
Hanya saja dari 8 kamar isolasi yang disiapkan, masih ada kekurangan yang harus dilengkapi dan ditingkatkan, baik dari sisi fisik ruangan dan peralatan.
Untuk itu, Eka mengharapkan perhatian Pemkab Paser dan menghimbau masyarakat Paser tetap tenang dan waspada.
“Tentunya kita mengharapkan perhatian Pemkab. Kepada masyarakat kami harap jangan panik karena jusru membuat kita lengah, tetap tenang tapi harus selalu waspada,” tambahnya. (*)
Baca Juga
Ridwan Kamil Warning Penimbun Masker, Dorong Pengusaha Bersikap Empati Soal Virus Corona
UPDATE, Pasien Terinfeksi Virus Corona di Indonesia Bertambah 2 Orang, Total 6 Orang Dirawat
Wabah Virus Corona, Periksa Kapal Asing di Laut Bontang Petugas KKP Pakai Sarung Tangan 3 Lapis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sekda-paser-katsul-wijaya-plt-asisten-pemerintahan-dan-kesra.jpg)