Selasa, 14 April 2026

Lemhannas RI Kaji Perkebunan Sawit di Kukar yang Pengelolaannya Lebih Baik dari Daerah Lain

Lemhannas RI Kaji Perkebunan Sawit di Kukar yang Pengelolaannya Lebih Baik dari Daerah Lain

Tribunkaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Deputi Kajian Strategis Lemhanas RI Prof Reni Mayerni. Lemhannas RI Kaji Perkebunan Sawit di Kukar yang Pengelolaannya Lebih Baik dari Daerah Lain 

Dari tujuh misi yang diusung Dinas Perkebunan, visi keempat yang menjadi fokus dinas yang ia pimpin.

2.000 Petani Sawit Terima Bantuan Rp 1 Miliar, 6.000 Hektare Kebun Sawit Direplanting Tahun 2020

"Meningkatkan pengelolaan pertanian dan pariwisata dalam transformasi ekonomi. Dulu kontribusi tambang jadi utama saat ini pemerintah fokus ke sektor pertanian. Artinya capaian bukan tambangnya menurun melainkan pertanian meningkat," ucap Muhammad Taufik di hadapan perwakilan Lemhanas RI.

Dari data yang ia dapat, Kaltim berada di posisi keenam produksi sawit di Indonesia. Dari posisi tersebut, sekitar 74 persen produk domestik bruto (PDB) wilayah Kukar bersumber dari sawit.

Bahkan capaian pertumbuhan sawit pada tahun 2019 mencapai 96,7 persen. Saat ini dari sekitar 204 ribu perkebunan kelapa sawit yang dikelola puluhan perusahaan yang ada di Kukar.

Selama tiga tahun terakhir mulai tahun 2015 hingga 2018, produksi sawit di Kukar meningkat. Di tahun 2015 saja produksi sawit di Kukar mencapai sekitar 2,2 juta ton.

Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

Sementara di tahun 2016 produksi sawit mencapai 3,6 juta ton. Lalu di tahun 2017 produksi meningkat menjadi 3,89 juta ton.

Lalu di tahun 2018 produksi sawit meningkat hampir dua kali lipat. "Tahun 2018 naik menjadi 5,4 juta ton," ucap Taufik ketika memberikan presentasi kepada perwakilan Lemhanas RI.

Sekitar tiga perwakilan dari Lemhanas RI yang hadir dalam diskusi tersebut. Deputi Pengkajian Strategi Lemhanas Reni Mayerni, Tenaga Profesional Bidang SKA Dadan Umar Daihani,

Tenaga Profesional Bidang Ekonomi Aryo Wijanarko, dan Brigjen TNI Ramses L Tobing Direktur Pengkajian Ekonomi dan SKA hadir dalam kegiatan tersebut.

Perbandingan Luas Kebun Sawit dan Lahan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, BPS Beberkan Hal Ini

Pihak Lemhanas Merasa Heran

Perwakilan Lemhanas RI tiba di ruang rapat rumah Jabatan Bupati Kukar ( Kutai Kartanegara ), Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu 11 Maret 2020.

Beberapa perwakilan dari lemhanas membahas tentang produksi sawit dalam Revitalisasi Kebijakan Sawit Berkelanjutan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat.

Dadan Umar Daihani Tenaga Profesional Bidan Sumber Kekayaan Alam mengatakan sawit bukanlah tanaman merusak alam.

Justru menurutnya sawit memiliki manfaat di sektor energi dan ekonomi.

Sawit merupakan sumber daya alam renewable (diperbarui). "Saya heran kenapa ada stigma sawit merusak lingkungan," ujarnya.

"Padahal sawit banyak manfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan kegiatan masih berlanjut. Pertemuan ini dimulai pukul 08.30. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved