Pilkada Kaltara

Jelang Pilkada 2020 KPU Tarakan Hadirkan Aplikasi Pemantau Kinerja Panitia Pemilu

Komisioner KPU kota Tarakan, Kalimantan Utara, membuat terobosan jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 mendatang.

Humas KPU Tarakan
Ketua KPU Tarakan, Nasruddin 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Komisioner KPU kota Tarakan, Kalimantan Utara, membuat terobosan jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020 mendatang.

Terobosan ini berupa menghadirkan aplikasi online pemantau kinerja jajaran panitia pemilihan di lingkup KPU Tarakan.

Melalui aplikasi tersebut kinerja dari Petugas Pemutahiran Data Pemilih ( PPDP ) akan terlihat kinerjanya.

Tak hanya PPDP, aplikasi ini juga diperuntukan untuk mengecek kinerja dari Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) dan Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) yang ada di Kelurahan.

Cegah Calon PPS Terlibat Politik Praktis KPU Tarakan Buka Penerimaan Tanggapan Masyarakat

Ketua KPU Tarakan, Nasruddin, yang dikonfirmasi, Minggu (15/3/2020, mengatakan keberadaan aplikasi tersebut sebagai bentuk respon akan kebutuhan.

"Pada Pilwali lalu misalnya setiap coklit dilakukan kita tidak bisa mengkoordinir secara penuh kinerja PPDP. Bahkan sering dapat laporan bahwa ada PPDP tidak turun ke lapangan,” terangnya.

Ia menyebut kehadiran Aplikasi ini juga sudah mendapat lampu hijau dari KPU RI setelah melakukan koordinasi beberapa waktu lalu.

"Kami sampaikan ke KPU RI, dan Alhamdulillah disambut baik. Bahkan kalau aplikasi ini sukses, akan digunakan secara nasional di semua KPU di Indonesia,” ucapnya.

Jelang Pilkada 2020, KPU Tarakan Sebut 20 Anggota PPK yang Dilantik Tak Terkendala Izin Kerja

Lebih lanjut secara teknis aplikasi yang dihadirkan KPU Tarakan ini sifatnya online dan update setiap saat.

Hal ini dikarenakan para panitia pemilihan mulai PPDP, PPK dan PPS wajib memasukan nomor telepon. Dengan begitu, kinerja mereka wajib dilaporkan lewat aplikasi tersebut.

"Sistem kerjanya sama seperti aplikasi ojek online seperti Grab atau Gojek dan lainnya, jadi PPDP itu akan ketahuan dia bekerja atau tidak. Nomor handphone mereka akan terdaftar disitu, jadi ketahuan kalau dia bekerja dan turun ke lapangan," tutupnya.(*)

(Tribunkaltim.co/Alfian)

Penulis: Amiruddin
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved