Virus Corona
Virus Corona Guncang Dunia Usaha, HIPMI Balikpapan Harap Ada Stimulus Fiskal
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Balikpapan Glenn Nirwan menyebut, dampak Virus Corona cepat atau lambat akan menggerogoti pasar
Penulis: Heriani AM | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pandemi Virus Corona atau covid-19 memberi efek domino atau reaksi berantai di segala aspek. Termasuk mengguncang perekonomian dunia.
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Balikpapan Glenn Nirwan menyebut, dampak Virus Corona cepat atau lambat akan menggerogoti pasar keuangan.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menguat signifikan.
Rupiah bahkan menyentuh level terlemah dalam 20 tahun terakhir.
Secara otomatis akan menyulitkan pemerintah, termasuk pengusaha.
"Belum lagi dampak naiknya nilai tukar dollar yang mengakibatkan harga-harga material yang ikut naik juga," ujar Glenn Nirwan, Jumat (20/3/2020).
Baca juga: Reaksi Orang Dalam Istana saat Menkes Terawan Didesak Mundur, Dituding Tak Peka Virus Corona
Baca juga: Bisnis Properti di Kaltim Lesu, Puluhan Pengembang Alih Profesi
Baca juga: Cara Aktifkan Paket Data Gratis 30 GB dari Telkomsel, Bisa Dipakai Buat Akses Aplikasi Apa Saja?
Selain itu, panic buying juga merupakan faktor utama penyebab goyangnya pasar ekonomi.
"Lalu kita jangan panic buying, agar harga masih terkontrol. Ini seperti hukum ekonomi, demand tinggi, supply rendah otomatis harga naik. Beli seperlunya," kata Glenn.
Glenn Nirwan menyebut, HIPMI Balikpapan berkomitmen mendukung pemerintah dalam pengendalian penyebaran covid-19.
Menurutnya, self distancing utama dalam kondisi kekinian.
"Saya pikir ini bukan hanya dari HIPMI saja, tapi masyarakat secara luas. Self distancing itu sangat perlu kita lakukan, hindari pergi ke luar rumah bila tidak diperlukan, kegiatan sosial yang sifatnya bukan kepentingan mendasar harus dikurangi," terangnya.
Ia berharap pemerintah memberi solusi terbaik dalam penyelesaian fenomena ini.
Baca juga: Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Tambah 4 Orang, Total Menjadi 39 Orang di Kaltim
Baca juga: Kronologi Lengkap Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona, Sempat Lapor Ridwan Kamil
Baca juga: Saat Kapolri Idham Azis Minta Polisi Rajin Berjemur, Mantan Kapolri Tito Karnavian Sudah Buktikan
Kebijakan-kebijakan yang ada mesti diterapkan sebagaimana peruntukannya.
"Harapan kami dari HIPMI untuk pemerintah adalah adanya stimulus fiskal. Contohnya relaksasi PPh 21, apalagi kepada mereka yang penghasilannya rendah. Lalu, karena kita tahu harga barang impor juga semakin mahal karena virus ini, adanya juga relaksasi PPh 22 soal impor, agar harga harga tidak melonjak," kata Glenn Nirwan.
IKUTI >> Update Virus Corona
(TribunKaltim.co/Heriani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-himpunan-pengusaha-muda-indonesia-hipmi-balikpapan-glenn-nirwan.jpg)