Sejarah Hari Ini
Sejarah 24 Maret Hari Tuberkulosis Dunia, Bermula dari Penemuan Robert Koch soal TBC
Momen sejarah 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Dunia atau World Tuberculosis Day.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO - Momen sejarah 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Dunia atau World Tuberculosis Day.
Bagaimana asal mula 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Dunia atau World Tuberculosis Day?
Hari Tuberkulosis Dunia yang jatuh pada 24 Maret tidak lepas dari momen sejarah 138 tahun lalu.
Tepatnya 24 Maret 1882 seorang ilmuwan Jerman bernama Dr Robert Koch mengumumkan bahwa ia telah menemukan penyebab penyakit tuberculosis ( TBC ) atau yang juga dikenal dengan TB.
Pada saat itu, wabah TBC sedang menyebar di wilayah Eropa dan Amerika yang menyebabkan kematian satu dari tujuh orang.
Tahun 1880, sewaktu menjadi penasihat pemerintah di Departemen Kesehatan di Berlin, Robert Koch menjadi tertarik pada penelitian TB.
• SEJARAH HARI INI 21 Maret, Kelahiran Lothar Matthaus, Koeman, Ronaldinho, hingga Antoine Griezmann
• SEJARAH HARI INI 21 Maret Hari Hutan Sedunia, Simak Asal Usul dan 10 Ucapan Selamat Share via Medsos
• Sudah 16.000 Orang Kaltim Terjangkit TBC, PPTI Gelar Rakerda Sinergikan Penanggulangan Tuberkulosis
• Anak-anak Mudah Tertular TBC, Para Orangtua Perlu Tahu Gejala dan Cara Pengobatannya
Pada saat itu, secara luas diyakini bahwa TBC adalah penyakit bawaan.
Namun, Robert Koch yakin bahwa penyakit itu disebabkan oleh bakteri dan menular, dan diuji empat postulat menggunakan kelinci percobaan.
Empat postulat itu adalah:
1. Organisme ini harus selalu hadir dalam setiap kasus penyakit.
2. Organisme harus diisolasi dari host yang mengandung penyakit dan ditumbuhkan dalam kultur murni.
3. Sampel dari organisme yang diambil dari kultur murni harus menyebabkan penyakit yang sama bila diinokulasi menjadi sehat, hewan rentan di laboratorium.
4. Organisme harus diisolasi dari hewan diinokulasi dan harus diidentifikasi sebagai organisme asli yang sama pertama kali diisolasi dari host awalnya sakit.
Melalui percobaan ini, Robert Koch menemukan bahwa eksperimen dengan tuberkulosis puas keempat postulatnya.
Pada tahun 1882, ia menerbitkan penemuannya tentang TBC, di mana ia menemukan agen penyebab penyakit menjadi lambat tumbuh Mycobacterium tuberculosis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sejarah-24-maret-hari-tuberkulosis-dunia-bermula-dari-penemuan-robert-koch-soal-tbc.jpg)