Virus Corona
India Lockdown Total Selama 21 Hari, Kasus Virus Corona Muncul di Kota-kota Kecil
Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan, negaranya memasuki masa lockdown total selama 21 hari untuk memerangi virus corona.
Puluhan pengunjuk rasa, kebanyakan perempuan, terus menggelar demonstrasi sejak Desember 2019 di Shaheen Bagh.
Menentang UU yang dianggap mendiskriminasi Muslim.
Komisioner Kepolisian Delhi, DC Srivastava mengatakan, anggotanya yang berpakaian lengkap mengelilingi demonstran dan meminta mereka untuk pergi.
"Saat ini lingkungannya sangat berbahaya karena virus corona," tegas Srivastava. India saat ini mengonfirmasi 519 kasus dan 10 kematian.
Update Corona di Malaysia
Miris, kondisi Malaysia saat lockdown cegah penyebaran virus Corona: bantuan stop, warga miskin dikabarkan kelaparan.
Pemerintah Malaysia telah memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaraan virus Corona di negaranya.
Sejak diberlakukannya lockdown ternyata berimbas kepada rakyat miskin.
Seperti diutarakan oleh penarik becak di Malaysia bernama Rosman Alwi (53) mengaku tidak memiliki cukup uang membeli makanan sejak pembatasan interaksi (social distancing) dan sistem penguncian (lockdown) diberlakukan di negara itu.
• Vaksin virus Corona Sudah Diujicoba, Ini Yang Terjadi Pada Ratusan Tubuh Relawan, Suhu Tubuh Berubah
• Awas Bila Tiba-tiba Tak Bisa Cium Bau, Gejala Baru Corona Ditemukan, Penderita Tidak Batuk dan Demam
• Bukan Lagi Ditunda, Ujian Nasional SD, SMP, SMA, Madrasah 2020 Ditiadakan, Ini 2 Opsi Penggantinya
• Puncak Penyebaran virus Corona di Indonesia Diprediksi Terjadi Pertengahan April, Kapan Berakhir?
Rosman terakhir mendapatkan dua penumpang pada Kamis lalu.
Mereka merupakan wisatawan asal Johor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/perdana-menteri-india-narendra-modi.jpg)