Pilkada Kubar

Baru Saja Dilantik, Ratusan Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan hingga Desa di Kubar Dinonaktifkan

Ratusan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) ad hoc beserta staf sekretariat kecamatan diberhentikan sementara oleh Badan Pengawas Pemilihan

TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Ketua Bawaslu Kubar Risma Dewi 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Ratusan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) ad hoc beserta staf sekretariat kecamatan diberhentikan sementara oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur.

Hal ini dilakukan setelah adanya penundaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Padahal, ratusan orang yang dinonaktifkan ini baru saja di lantik dan mulai menjalankan tugasnya.

Ketua Bawaslu Kubar Risma Dewi mengatakan, pemberhentian Panwaslu dilakukan berdasarkan Surat Edaran Nomor 0252 Bawaslu RI.

Dengan demikian seluruh ad hoc bidang pengawasan, mulai Panwascam, Pengawas Kelurahan/Desa, Kepala Sekretariat, Bendahara PUMK dan staf di tingkat kecamatan dinonaktifkan.

"Mereka dinonaktifkan sejak tanggal 31 Maret 2020, dan SK penonaktifan telah dikeluarkan oleh Bawaslu Kabupaten Kutai Barat per tanggal 31 Maret 2020," ujarnya, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Gara-gara Wabah Virus Corona, KPU Kaltim Sepakat Pilkada Ditunda, Sesuai Hasil RDP Komisi II DPR RI

Baca juga: Pilkada 2020 Ditunda hingga September 2021? KPU Sudah Siapkan Opsi Andai Virus Corona Tak Mereda

Baca juga: Tanggapan Bawaslu Samarinda Terkait Penundaan Pilkada 2020 Ditunda, Tinggal Menunggu Legal Formal

Kebijakan itu dampak penyebaran Virus Corona yang memaksa tahapan Pilkada 2020 ditunda.

Halaman
12
Penulis: Febriawan
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved