Fenomena Alam Langka 'Halo Matahari', Warga Bontang Lihat Penampakan Matahari Bercincin

Fenomena Alam Langka 'Halo Matahari', Warga Bontang Lihat Penampakan Matahari Bercincin

Tribunkaltim.Co/M Fachri Ramadhani
Fenomena Alam Langka 'Halo Matahari', Warga Bontang Lihat Penampakan Matahari Bercincin 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Di tengah ancaman wabah covid-19, warga disuguhkan fenomena alam yang langka di langit Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (2/4/2020).

Matahari tampak perkasa nan anggun saat cahaya serupa cincin melingkarinya. 

Fenomena alam tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang. Bahkan Wahid (26), warga di kawasan Pisangan mengabadikan pemandangan tersebut di kamera telepon genggamnya.

"Jarang-jarang yang begini ini, bang. Ini mau share di sosmed," tuturnya.

Sementara rekannya, Idin (28) mengaku baru pertama kali melihat fenomena alam sejak tinggal di Bontang.

"Hampir 3 tahun, mas. Baru ini lihat langsung begini. Semoga tanda Virus Corona jauh dari Kota Bontang," katanya.

Dilansir dari laman Wikipidea, fenomena alam itu disebut halo matahari. Halo matahari adalah sebuah fenomena optis  berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari.

Fenomena halo matahari bisa juga terjadi di sekitar bulan ataupun lampu penerangan jalan dan kadang- kadang di permukaan bumi sendiri.

Fenomena halo matahari ini biasa terjadi di berbagai sumber cahaya.

Fenomena halo matahari merupakan fenomena langka yang tidak biasa terjadi atau hanya terjadi pada waktu tertentu saja.

Lingkaran cahaya yang muncul tidak lepas dari peranan pantulan cahaya matahari itu sendiri.

Sebenarnya ada bermacam- macam fenomena halo matahari, namun pada umumnya halo matahari disebabkan karena adanya kristal es yang berada di awan cirrus yang dingin sudah berada di ketinggian 5 hingga 10 km di atas lapisan troposfer.

Rasionalisasi Anggaran Covid-19 jadi Rp 39 Miliar, Pemkot Bontang Bangun Gedung Isolasi 14 Kamar

Untuk Penanggulangan Covid-19, Porsi Anggaran Pilkada Bontang Ikut Dicomot

Terjadinya fenomena halo matahari sangat bergantung pada bentuk dan juga arah kristal es.

Jadi, fenomena halo matahari ini sangat erat kaitannya dengan adanya kristal es yang berada di salah satu awan yang ada di angkasa, yakni awan cirrus.

Awan cirrus sendiri merupakan awan yang berbentuk tipis- tipis seperti bulu yang biasanya muncul tidak berkelompok. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved