Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona di Samarinda

Tidak Ada Kunjungan untuk Warga Binaan, Rutan Klas II A Samarinda Sediakan Layanan Video Call

Terhitung sejak Senin (23/3/2020 ) lalu hingga akhir Maret, Rutan Klas II A Samarinda di Jalan Wahid Hasyim II Sempaja Selatan meniadakan kunjungan

Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Budi Dwiprasetyo
Petugas memeriksa barang dari pengunjung untuk warga binaan Rutan Klas II A Samarinda dan mengganti kemasan untuk mencegah penyebaran virus corona, Kamis (2/4/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terhitung sejak Senin (23/3/2020 ) lalu hingga akhir Maret, Rutan Klas II A Samarinda di Jalan Wahid Hasyim II Sempaja Selatan meniadakan kunjungan kepada warga binaan.

Tetapi, karena dari pemerintah memperpanjang waktu status darurat Covid-19 tersebut, sehingga pihak Rutan pun memberlakukan hal yang sama, hingga pemerintah pusat mencabut masa tenggang waktu perpanjangan tersebut.

Meski begitu, para pembesuk tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka yang berada di dalam rutan, yakni dengan cara video call ( VC ).

Warga binaan wanita akan diberikan fasilitas dua gadget, sebagai sarana VC sementara untuk warga binaan pria menggunakan enam perangkat komputer.

Cegah Covid-19, Akses Keluar-Masuk Samarinda Dijaga Ketat Petugas Gabungan, Cek Riwayat Perjalanan

Rencana Pemkot Samarinda Tutup Akses Jalan Tol Balsam, Sekdaprov Kaltim: Itu Kewenangan Mereka

Jaang Lihat Langsung Pembuatan Hand Sanitizer dan Kerja Penjahit Relawan Covid Samarinda Membuat APD

KKP Kelas II Samarinda Lakukan Pemeriksaan Ketat Kedatangan Penumpang Asal Parepare

"Jadi, mulai tanggal 23 itu besuknya bisa lewat VC dan kalau untuk sekarang masih dalam tahap sosialisasi, khususnya bagi pembesuk dari luar kota. Artinya, untuk yang Samarinda sudah tidak boleh lagi, karena mereka sudah mengetahui kebijakan ini," ungkap Kasubsi Pelayanan Rutan Kelas II A Samarinda, Rakhmat Hidayat saat ditemui Kamis (2/4/2020) hari ini.

Selain itu para pengunjung diperbolehkan untuk membawakan makanan kepada warga binaan, tetapi tetap melalui mekanisme yang ada.
"Jadi, karena situasi saat ini, untuk pencegahannya, kemasan makanan dari pengunjung kami ganti dengan yang baru, setelah itu diperiksa dan mereka wajib meninggalkan foto copy KTPnya," terangnya.

"Termasuk dengan petugas dan yang mau masuk juga harus melalui bilik penyemprotan disinfektan, baru boleh masuk," pungkasnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved